Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login
Berita  

TJSL PLN Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat melalui Pelatihan Budidaya Ikan Nila Berbasis Bioflok di Desa Situ Udik

TJSL PLN Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat melalui Pelatihan Budidaya Ikan Nila Berbasis Bioflok di Desa Situ Udik
TJSL PLN Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat melalui Pelatihan Budidaya Ikan Nila Berbasis Bioflok di Desa Situ Udik
banner 120x600

Bogor || Radarpost.id

PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (PLN UIP2B Jamali) melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban DKI Jakarta dan Banten (UP2B Jakban) menggelar pelatihan budidaya ikan nila berbasis bioflok bagi masyarakat Desa Situ Udik, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kapasitas warga dalam mengembangkan budidaya perikanan yang lebih efektif, produktif, dan berkelanjutan sehingga mampu membuka peluang usaha sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, mengatakan bahwa pemberdayaan masyarakat perlu dibangun melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan yang dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan. Menurutnya, pelatihan budidaya ikan nila berbasis bioflok menjadi salah satu upaya untuk membuka peluang usaha sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

“Kami berharap pelatihan ini menjadi bekal bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan nila, menciptakan nilai ekonomi yang lebih baik, serta mendukung terwujudnya Desa Situ Udik yang semakin mandiri,” ujar Munawwar.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar, Nuryadi, yang membagikan pengalaman serta praktik terbaik dalam budidaya ikan nila berbasis bioflok. Selama kegiatan, peserta tidak hanya memperoleh materi mengenai teknik budidaya, tetapi juga mengikuti sesi diskusi interaktif dan praktik lapangan sehingga dapat memahami secara langsung penerapan sistem bioflok dalam proses pemeliharaan ikan.

Manager PLN UP2B Jakban, Akhmad Duli, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memastikan program pemberdayaan masyarakat memberikan manfaat yang berkelanjutan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia.

“Kami ingin program pemberdayaan tidak berhenti pada pemberian bantuan semata. Melalui pelatihan seperti ini, masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat terus dikembangkan sehingga mampu menciptakan peluang usaha, meningkatkan produktivitas, serta memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang,” ungkap Duli.

Dalam pemaparannya, Nuryadi menjelaskan bahwa sistem bioflok merupakan salah satu inovasi budidaya yang mendukung pertumbuhan ikan secara optimal dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.

“Budidaya ikan nila dengan sistem bioflok bukan hanya bertujuan meningkatkan hasil panen, tetapi juga menciptakan budidaya yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Kami berharap peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh secara konsisten sehingga produktivitas budidaya terus meningkat dan mampu menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi masyarakat,” jelas Nuryadi

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan pelatihan. Berbagai pertanyaan dan pengalaman disampaikan dalam sesi diskusi, mulai dari teknik pemeliharaan, pengelolaan kualitas air, hingga solusi menghadapi berbagai tantangan yang sering ditemui dalam proses budidaya. Suasana tersebut mencerminkan semangat masyarakat untuk terus belajar dan mengembangkan usaha perikanan yang memiliki nilai ekonomi.

Ketua LKP Bina Sejahtera, Tati, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan pendampingan yang diberikan PLN kepada masyarakat Desa Situ Udik.

“Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih kepada pihak PLN UP2B Jakban atas perhatian dan pendampingan yang diberikan kepada masyarakat Desa Situ Udik. Pelatihan ini memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan yang sangat bermanfaat bagi para kami. Kami optimistis ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dengan baik sehingga program budidaya ikan nila berbasis bioflok dapat terus berkembang, meningkatkan produktivitas, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian Masyarakat di Desa Situ Udik,” ungkap Tati.