Depok || Radarpost.id
Resepsi puncak Milad ke-113 Muhammadiyah berlangsung semarak. Sejak sebelum fajar, kerumunan sudah memenuhi venue utama.
Tabligh Akbar juga akan dimeriahkan dengan berbagai atraksi seni dan budaya dari pelajar Muhammadiyah, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), serta persembahan angklung dari Aisyiyah Kota Depok menyambut kedatangan tamu.
Puluhan Ribu puluhan ribu warga Muhammadiyah se-Kota Depok memadati area lapangan Depok Open Space (DOS) jalan Margonda Raya Kota Depok, Sabtu (22/11/2025).
Sejumlah tokoh hadir dan memberikan tausiyah, antara lain: Prof. Dr. Din Syamsuddin (Ketua PP Muhammadiyah 2005–2015), Walikota Depok H. Supian Suri, para tokoh masyarakat, tokoh Muhammadiyah se-Kota Depok.
Walikota Depok, Dr. H Supian Suri, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas kontribusi Muhammadiyah selama ini bagi Kota Depok dan bangsa.

Menurutnya, dukungan penuh pengurus Muhammadiyah menjadi faktor penting keberhasilan berbagai program Pemerintah Kota.
“Alhamdulillah di Kota Depok dapat dukungan penuh dari pengurus Muhammadiyah untuk menjalankan program-program yang kami jalankan, mulai dari pendidikan hingga pemberdayaan masyarakat,” kata Supian Suri, Sabtu (22/11/2025) usai acara milad.
Supian mengatakan, pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam mewujudkan program pro-rakyat pada peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah.
Beberapa program prioritas yang dijalankan pemerintah Kota Depok diantaranya pembangunan Rumah Kreatif Anak Istimewa untuk anak-anak disabilitas yang dijadwalkan selesai pada 2026.
Program ini memberikan ruang belajar keterampilan untuk meningkatkan kemandirian mereka, berharap dukungan Muhammadiyah dapat mempercepat pencapaian target ini.
Selain itu, Pemerintah Kota fokus pada program literasi Al-Quran bagi siswa sekolah dasar, memastikan semua anak lulusan SD bisa membaca Al-Quran.
Supian juga menyoroti pengembangan sekolah berbasis negeri atau sekolah gratis. Tahun lalu, Pemerintah Kota Depok menanggung biaya 49 sekolah SMP dan tsanawiyah swasta, untuk memastikan seluruh anak mendapat akses pendidikan yang layak.
Tak hanya itu, Walikota juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Muhammadiyah melalui Lazismu dalam program rumah tidak layak huni, yang telah memberikan manfaat langsung bagi warga kurang mampu.
“Kami pemerintah Kota Depok siap terus berkolaborasi menjawab harapan masyarakat bersama Muhammadiyah dan seluruh stakeholder,” kata Supian.
Dalam sambutannya, Supian menegaskan pentingnya silaturahim, kebersamaan, dan kolaborasi untuk mewujudkan Depok Maju, Jawa Barat Istimewa, dan Indonesia Emas.
“Selamat Milad ke-113. Pemerintah Kota Depok berharap semangat kontribusi Muhammadiyah dalam memajukan masyarakat terus meningkat,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua PDM Depok Ali Wartadinata, mengatakan Puncak milad Muhammadiyah pada tahun ini menapaki usia ke-113 sejak berdiri di Kauman, Yogyakarta pada tahun 1912.
“Dengan mengusung tema nasional “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran dalam memajukan masyarakat melalui penguatan kesejahteraan sosial-ekonomi yang berkeadilan,” kata Ali Wartadinata, di Balaikota Depok, usai acaranya.
Menurut Ali, kegiatan puncak ini menjadi momentum syiar Milad yang tidak hanya menumbuhkan semangat kebersamaan, tetapi juga menghadirkan spirit pencerahan bagi masyarakat Kota Depok.
Sebelumnya, rangkaian Milad telah diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya Senam Anak Indonesia Hebat bersama Mendikdasmen PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, lomba futsal, pencak silat, kesenian, serta beragam kegiatan tingkat cabang dan ranting di seluruh Depok.
Melalui penyelenggaraan Tabligh Akbar ini, Muhammadiyah Kota Depok berharap dapat memperkuat silaturahmi, meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Ali menegaskan, komitmen Persyarikatan dalam membangun karakter dan kesejahteraan bangsa. Muhammadiyah terus berupaya memberikan pencerahan demi terwujudnya Indonesia Berkemajuan. (**).













