Depok || Radarpost.id
Lomba kicau burung Piala Walikota Depok menyita perhatian pecinta burung dari berbagai daerah. Ajang yang ditunggu pecinta burung ini dilaksanakan di Naura Krukut Enterprise, Kecamatan Limo, Kota Depok.
Walikota Depok, Supian Suri mendapat apresiasi karena konsisten mendukung komunitas kicau, bahkan sejak masih menjabat Sekda.
“Dari hobi yang sama bisa menjadi ajang silaturahmi warga. Alhamdulillah, ada dari Cilegon, Jakarta, masih banyak lagi. Insya Allah, tahun-tahun berikutnya dari Kalimantan, Papua bisa ikut datang ke sini. Dari ajang pencinta burung kita bisa silaturahmi,” ujarnya, Minggu (22/06/2025).

Dia menambahkan, dirinya akan mengagendakan festival lomba burung kicau mania menjadi agenda tahunan.
“Atas kegiatan ini saya menyambut baik dan Insya Allah kami akan rutin mengadakan kegiatan ini untuk kicau mania Piala Wali Kota tiap tahun. Silahkan ditentukan bulannya agar masuk dalam kalender event atau kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Depok,” paparnya.
Tak hanya diagendakan, orang nomor satu di Kota Depok itu pun akan memfasilitasi tempat festival lomba burung kicau agar bisa terlaksana dengan baik. Sehingga panitia dan peserta dapat leluasa menikmati kicauan burung sekaligus silaturahmi.
“Terkait tempat, kami sudah banyak tempat. Kami punya Studio Alam TVRI, ada Lembah Gurame juga banyak tempat-tempat yang lain yang bisa digunakan. Silahkan nanti panitia berkeliling untuk memastikan tempat-tempat itu dan rasa-rasnya sangat representatif juga buat digunakan,” jelasnya.
Sementara itu Ketua Panitia Festival dan Kompetisi Burung Berkicau Piala Walikota 2025, Junaedi mengucapkan terima kasih kepada Walikota Depok yang sudah peduli dengan komunitas burung berkicau, melibatkan sebanyak 3.000 peserta.
”Alhamdulillah, antusiasme peserta luar biasa. Mereka datang dari berbagai daerah dari Jabodetabek,” katanya, Minggu 22 Juni 2025.

Dari peserta yang hadir, lanjutnya, mereka berasal dari komunitas Kenari, Anis Merah, Cucak Ijo, Murai Batu sampai Beranjangan.
”Kita juga membuka kelas kolosal yang tak dibatasi jumlah peserta, bahkan hingga 70 gantangan,” imbuhnya.
Lebih dari sekadar lomba, event ini juga membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk ambil bagian.
“Pedagang ikut merasakan manfaatnya. Ini bukan hanya soal hobi, tapi roda ekonomi juga bergerak,” tambahnya.
“Beliau bukan cuma janji. Dukungan nyata ditunjukkan lewat agenda rutin seperti ini,” ucap Junaedi.
Dijelaskannya, komunitas kicau mania menjadi garda depan yang mampu menyatukan berbagai blok wilayah.
“Pak Wali tahu betul cara menyatukan hobi dari timur, barat, utara, dan selatan,” ujarnya.
Ajang ini juga menjadi simbol perhatian kepala daerah terhadap warganya. Tak heran, Piala Walkota Depok kini menjadi agenda tahunan yang ditunggu para pecinta burung dari berbagai Daerah.
“Terima kasih atas partisipasi para peserta sekalian. Mari jadikan kegiatan ini sebagai wahana yang baik dalam membina silaturrahmi diantara penghobi burung berkicau,” ungkapnya

Sementara itu, Dandim 0508/Depok, Kolonel Inf Iman Widhiarto turut mengapresiasi lomba kicau burung ini.
“Kegiatan ini jadi wadah positif untuk menyalurkan minat sekaligus mempererat silaturahmi, termasuk dengan peserta dari luar kota,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas.
“Menang atau kalah, saling hargai dan tetap suportif,” pungkasnya. (**).













