Depok || Radarpost.id
Warga RW 12 Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok, membangun Drainase di sepanjang jalan Sejajar Rel, tepatnya di RT 01 pembangunan dilakukan dengan biaya swadaya masyarakat
Sebelumnya terlihat suasana jalan di kawasan tersebut tampak kumuh, sulit dilintasi oleh sepeda motor (before). Selanjutnya terlihat suasana jalan tersebut yang tampak mulus setelah diperbaiki oleh warga setempat (after).
Drainase dan jalan itu tampak mulus setelah diperbaiki dengan metode rabat beton. Kondisi jalan juga tampak diperlebar, lengkap dengan taman dan drainase di kedua sisi jalan.

Ketua RW 12 Kelurahan Kemirimuka H. Ishak mengatakan, renovasi drainase sepanjang 110 meter menggunakan biaya swadaya masyarakat. Anggaran proyek renovasi drainase itu bersumber dari dana warga RT 01 dari kas yang di kumpulkan bisa membangun drainase.
“Alhamdulillah, program dari RT 01 RW 12 swadaya dari warga RT 01. Benar, memang ini dibangun menggunakan dana swadaya murni masyarakat RT 01,” kata H. Ishak, kepada radarpost.id, pada Jumat (19/6/2026).
H. Ishak menceritakan bahwa tujuan di bangunnya drainase ini untuk menjadikan jalanan menjadi bersih, aman dan jalan lancar.
Pasalnya sebelum dibangun, banyak warga setempat yang kesulitan saat melintas karena kkondisinya kumuh, karena ada beberapa lapak banyak barang bekas ada di pinggir jalan. Bahkan tak jarang, pengguna jalan jatuh kesulitan untuk lewat.

“Kondisinya sebelum dibangun ya ada lapak, sudah beberapa kali kita tegur juga tidak tanggapan. Akhir kita putuskan bangun drainase, dan kita tanami pohon sekitar jalan tersebut,” kata H. Ishak.
Sementara itu Ketua RT 01 Sriyono, mengatakan, ingin menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, sehingga masyarakat bisa melihat lingkungan yang Asri dan indah.
“Awal kami melihat kondisi lingkungan penuh sampah lingkungan kurang nyaman, maka kami menginisiasi pembangunan drainase, mengimbun dana kurang lebih berhasil kita kumpulkan 100 juta,” ucap Sriyono.
Sriyono mengatakan, ruas jalan dan drainase tersebut telah diperbaiki sepanjang 110 meter. Selain itu ada sejumlah fasilitas tanaman pohon.
“Pembangunan jalan dan drainase ini juga ada tanam dan bahu jalan sekitar 110 centimeter, menghabiskan Anggaran sekitar 80 juta, pembangunan kita lakukan gorong-gorong,” jelasnya.

Menyikapi hal itu Sriyono, kerap kali melakukan koordinasi dengan PUPR, minta membantu terkait kondisi drainase di lokasi tersebut kurang baik untuk dilintas para pengguna jalan.
“Alhamdulillah, kami juga dibantu oleh PUPR berupa mobil bekok, untuk membersihkan sampah-sakpah liar yang dibuang warga,” ucapnya.
Menurutnya, langkah ini dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan menjadi bersih dari sampah, dalam mengantisipasi banjir terlebih jelang musim hujan
Ia berharap masyarakat juga berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah sembarangan di saluran air.
“Ini sangat penting dan saya mengimbau tadi secara terang-terangan untuk tidak membuang sampah sembarangan, Alhamdulillah masyarakat menerima itu, tinggal bagaimana kita bisa terus menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat,” tutur Sriyono.
Ditempat yang sama Lurah Kemirimuka Bahrul Ulum mengapresiasi, atas inisiasi Ketua RT membangun drainase dengan swadaya.
“Iya kami sangat mengapresiasi langkah Ketua RT membangun drainase, sehingga jalan menjadi nyaman dan indah. Langkah ini penting agar air hujan dapat mengalir dengan lancar dan tidak meluap ke jalan,” pungkasnya. (**).













