Jakarta|| Radarpost.id
Yura Yunita kembali menghadirkan pendekatan baru dalam menikmati musik. Melalui serial live session Main ke Rumah Yura, penyanyi sekaligus penulis lagu tersebut mempertemukan tiga karakter vokal dari lintas generasi dalam satu panggung intim.
Kali ini, Yura mengajak penyanyi senior Hetty Koes Endang serta INDAHKUS membawakan kembali lagu Bandung dengan aransemen dan nuansa yang berbeda.
Kolaborasi ini menjadi salah satu episode terbaru Main ke Rumah Yura, program live session yang tayang di kanal YouTube milik Yura Yunita sebagai bagian dari perjalanan menuju perilisan album terbarunya tahun ini.
Pemilihan lagu Bandung bukan tanpa alasan. Lagu yang pertama kali dirilis pada 2021 dalam album Tutur Batin itu memiliki lirik berbahasa Sunda dan menjadi simbol kedekatan ketiga penyanyi dengan Tanah Pasundan. Yura dan Hetty sama-sama berdarah Sunda, sementara INDAHKUS pernah menghabiskan masa tinggalnya di Kota Bandung.
Lewat perpaduan tiga karakter vokal yang berbeda, lagu tersebut hadir dengan interpretasi baru tanpa menghilangkan identitas aslinya.
“Sudah lama sekali menantikan kolaborasi yang sangat menggemaskan ini. Sekarang ketika Bunda Hetty dan INDAHKUS Main ke Rumah Yura, satu lagu yang pas untuk kami bawakan adalah Bandung. Ini seperti mengikat persamaan di antara kami bertiga lewat lirik berbahasa Sunda, dan spirit mempertemukan sesama perempuan penyanyi dari lintas generasi,” ujar Yura Yunita.
Bagi Yura, serial Main ke Rumah bukan sekadar sesi pertunjukan musik, melainkan ruang berbagi cerita sekaligus mempertemukan musisi dari latar belakang yang berbeda dalam suasana yang lebih personal.
Respons penonton pun terbilang positif. Episode perdana bersama Perunggu yang membawakan lagu Abadi berhasil masuk YouTube Indonesia Trending Music Chart hingga peringkat kedelapan. Sementara episode bersama INDAHKUS yang menyanyikan lagu Malu-Malu juga sempat menembus posisi ke-15 daftar video musik yang sedang tren.
Hetty Koes Endang mengaku senang bisa terlibat dalam kolaborasi tersebut. Penyanyi yang telah puluhan tahun berkarya di industri musik Indonesia itu juga memberikan apresiasi terhadap konsistensi Yura dalam menciptakan karya.
“Dari suaranya saja sudah punya ciri khas yang langsung dikenali. Karya-karyanya juga selalu identik dengan lirik yang jujur, emosional, dan dekat dengan para pendengarnya. Sebagai senior, Bunda bangga melihat ada sosok penyanyi muda yang begitu bertalenta,” kata Hetty.
Sementara itu, INDAHKUS mengungkapkan dirinya telah lama mengagumi karya-karya Yura. Ia bahkan mengaku pernah membawakan lagu Yura saat masih duduk di bangku sekolah.
“Aku masih ingat dari zaman masih ngisi pensi pas aku sekolah bawain lagu Teh Yura. Ternyata orangnya masih sehangat yang dulu. Teh Yura bikin semua proses kolaborasi terasa nyaman, jadi meskipun ini pertama kalinya kami berkarya bersama, rasanya enggak canggung sama sekali,” ujarnya.
Menurut INDAHKUS, kekuatan kolaborasi ini justru terletak pada keberagaman karakter vokal masing-masing penyanyi.
“Kami bertiga punya karakter suara yang berbeda. Bunda Hetty punya kehangatan yang khas, Teh Yura punya kelembutan, sementara aku datang dengan warna yang mungkin lebih manis. Saat disatukan, ternyata bukan saling menutupi, tapi justru saling melengkapi. Lagu Bandung jadi punya rasa baru tanpa kehilangan jiwanya,” katanya.
Hetty pun berharap kolaborasi lintas generasi seperti ini semakin sering terjadi di industri musik Indonesia.
“Bunda berharap kolaborasi ini bisa menjadi awal untuk semakin banyak kesempatan berkarya bersama para musisi muda Indonesia yang sama-sama bertalenta,” tuturnya.
Episode terbaru Main ke Rumah Yura yang menampilkan kolaborasi Yura Yunita, Hetty Koes Endang, dan INDAHKUS membawakan lagu Bandung kini telah tayang di kanal YouTube Yura Yunita. Program ini menjadi bagian dari rangkaian menuju perilisan album terbaru Yura yang dijadwalkan meluncur pada tahun ini.













