Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Terapkan WFH bagi ASN, OB Paroh Waktu Pemkot Depok Gelar Aksi Bersih-Bersih Sampah di Lingkungan Balaikota

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sudah mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap Kamis bagi para pegawainya, ini merupakan kebijakan yang telah lebih dulu diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).

Meski demikian, Pemkot Depok memastikan pelayanan publik kepada masyarakat tetap berjalan normal. Memanfaatkan masa Work From Home (WFH) bagi Office Boy (OB) di lingkungan Pemerintah Kota Depok.

Aksi bebersih ini dipimpin Kepala Bagian (kabag) Umum di dampingi para Kasubag bersama Office Boy (OB) paroh waktu Kota Depok menggelar aksi bersih-bersih dan turut langsung memungut sampah di sepanjang halaman Balaikota Depok.

Semangat gotong royong dalam Kerja Bakti bersama sekitar 165 pegawai petugas kebersihan Kota Depok.

Kabag Umum setda Kota Depok Opan Irfanto, lakukan briefing sebelum melakukan kebersihan di lingkungan Balaikota dengan OB Kota Depok. (foto.ist).
Semangat yang ditunjukkan para petugas kebersihan dalam kerja bakti ini memberikan contoh nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus berawal dari dirinya sendiri.

Kepala Bagian (Kabag) Umum setda Kota Depok Opan Irfanto mengatakan, aksi ini dilakukan sejalan dengan arahan pak Walikota Depok untuk menyelesaikan permasalahan sampah.

“Iya kita menggelar aksi bersih-bersih sampah di halaman Balaikota, kita kerahkan OB yang dari sudah membersihkan ruangan kantor masing-masing. Kita lanjut bebersih lingkungan Balaikota,” kata Opan, saat meninjau OB lakukan kebersihan, Kamis (5/2/2026).

Menurutnya aksi bersih-bersih dibagi tiga kelompok, dimulai dari halaman dan taman Baleka, halaman kantor Balaikota dan taman Depok Open Space, dengan menyasar kali cabang tengah depan kantor Walikota, trotoar saluran drainase serta bahu jalan yang dipenuhi sampah terutama limbah plastik.

Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam menindaklanjuti instruksi bapak Walikota agar seluruh elemen terlibat aktif menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan ini menjadi cerminan nyata budaya gotong royong yang masih melekat kuat di tengah masyarakat, sekaligus bukti bahwa upaya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

“Kegiatan difokuskan pada membersihkan saluran air, memotong rumput liar yang tumbuh di sekitar jalan lingkungan, serta mengumpulkan sampah yang berserakan di beberapa titik,” ucap Opan.

Dengan begitu, kerja bakti bukan hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi juga bagian dari gerakan berkelanjutan menuju lingkungan yang lebih bersih dan tertata.

Sementara itu Leader mumuh, yang lakukan bebersih area Satpol PP dan Perpustakaan menuturkan, Kebersamaan semakin terasa ketika saling berbagi tugas.

“Temen temen ada yang membersihkan parit dari lumpur dan sampah, ada pula yang memangkas pohon dan tanaman liar yang menghalangi jalan, sementara sebagian lainnya mengangkut tumpukan sampah ke tempat penampungan,” ujar Mumuh, yang diamini temannya Husni, Wiwin, Ipin dan Donih.

Kerja sama ini menunjukkan bahwa dengan persatuan, beban pekerjaan yang berat pun menjadi ringan dan dapat diselesaikan dengan cepat.

Selain aspek kebersihan, kerja bakti kata Dodi Hardian dan Rijal, juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antar OB. Saling sapa, bercanda, dan bekerja berdampingan menciptakan suasana penuh kehangatan.

“Ini penting untuk memperkuat rasa persaudaraan serta meningkatkan kepedulian sesama teman-teman yang lain, terutama dalam menghadapi persoalan lingkungan bersama,” ungkapnya. (**).