Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Adang Daradjatun Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Jakarta Barat

banner 120x600

Jakarta Barat || Radarpost.id

Anggota DPR RI Komisi III Fraksi PKS, H. Adang Daradjatun, kembali menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Hotel Maple, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (8/2/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila, unsur pemerintah wilayah, tokoh masyarakat, hingga perwakilan TNI dan Polri. Tingginya partisipasi peserta mencerminkan besarnya perhatian masyarakat terhadap penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika yang disampaikan secara dialogis dan edukatif dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang.

Hadir sebagai narasumber antara lain Ketua LSM AGANN Eddi Inhari, SH, Sekretaris MPW Pemuda Pancasila Fachrul Ulum, SH, Sekretaris Camat Grogol Petamburan Danur Sasono, Babinsa Koramil 03 Grogol Petamburan Serka Yitno, serta Kapolsub Grogol Petamburan Iptu Yoseph Tri Widodo.

Dalam berbagai hal, Adang Daradjatun menegaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari strategi memperkuat karakter persahabatan di tengah dinamika sosial, politik, dan tantangan global yang terus berkembang.

“Empat Pilar MPR RI merupakan fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus dipahami, dihayati, dan diamalkan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Adang.

Ia juga menekankan pentingnya seluruh elemen bangsa untuk berpegang teguh dan setia terhadap kepemimpinan negara yang sah secara konstitusional sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas nasional dan persatuan bangsa.

Menurut Adang, kepatuhan terhadap pimpinan negara tidak semata-mata merupakan persoalan politik, melainkan bentuk implementasi nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, selama kepemimpinan tersebut dijalankan berdasarkan hukum, konstitusi, dan kepentingan rakyat.

“Dengan menjunjung tinggi kepemimpinan nasional yang sah, kita ikut memperkuat sendi-sendi demokrasi, menjaga perdamaian sosial, serta mencegah terjadinya perpecahan di tengah keberagaman bangsa Indonesia,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang memberi ruang bagi peserta untuk menyampaikan pandangan serta aspirasi terkait isu persahabatan dan kehidupan bermasyarakat.

Sebagai penutup, dilakukan penyerahan buku Empat Pilar MPR RI secara simbolis kepada perwakilan peserta sebagai wujud komitmen bersama dalam menyebarkan dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap Empat Pilar Kebangsaan semakin menguat dan menjadi benteng moral serta ideologi dalam menjaga persatuan, toleransi, dan stabilitas nasional.