Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

KA Commuterline Tertabrak Kereta Cepat di Bekasi Timur, Penumpang Panik

Sebuah rangkaian kereta Commuterline dilaporkan tertabrak dari belakang oleh kereta cepat saat sedang berhenti menunggu sinyal keberangkatan di kawasan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin malam,( 27/4). ( Istimewa)
banner 120x600

BEKASI|| Radarpost.id

Sebuah rangkaian kereta Commuterline dilaporkan tertabrak dari belakang oleh kereta cepat saat sedang berhenti menunggu sinyal keberangkatan di kawasan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin malam.

Insiden tersebut terjadi di jalur rel dekat Stasiun Bekasi Timur, tepatnya di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Duren Jaya. Peristiwa ini sempat memicu kepanikan di kalangan penumpang yang berada di dalam kereta.

Berdasarkan informasi dari salah satu penumpang, kereta Commuterline tersebut tengah berhenti untuk menunggu persilangan dengan kereta lain dari arah Tambun. Penundaan terjadi setelah sebelumnya sebuah kereta dilaporkan mengalami insiden dengan kendaraan taksi di perlintasan sebidang di kawasan Juanda.

“Kereta berhenti cukup lama karena menunggu jalur. Tiba-tiba dari belakang ada benturan keras, ternyata ditabrak kereta lain,” ujar seorang penumpang yang enggan disebutkan namanya.

Benturan tersebut diduga berasal dari rangkaian kereta cepat yang melaju dari arah Jakarta menuju timur. Hingga kini belum dapat dipastikan penyebab pasti tabrakan, termasuk apakah terdapat kesalahan sistem persinyalan atau faktor lainnya.

Sejumlah penumpang dilaporkan mengalami syok akibat insiden tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait jumlah korban luka maupun kondisi terkini para penumpang.

Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kronologi, jumlah korban, serta dampak operasional perjalanan kereta di lintas tersebut.

Petugas di lokasi dilaporkan telah melakukan penanganan awal dan evakuasi penumpang guna memastikan keselamatan serta kelancaran jalur rel.

Insiden ini menambah daftar kecelakaan transportasi berbasis rel yang melibatkan faktor perlintasan dan kepadatan lalu lintas kereta di wilayah penyangga ibu kota. Masyarakat diimbau tetap waspada serta mematuhi aturan keselamatan, khususnya di perlintasan sebidang.