Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Kronologi Pengantin di Bekasi Diduga Ditipu WO, Resepsi Berantakan dan Konsumsi Tak Tersedia

Kasus itu kini menjadi perhatian aparat kepolisian. Polisi meminta pihak yang merasa dirugikan segera membuat laporan resmi agar dugaan penipuan dapat ditindaklanjuti.(Istimewa).
banner 120x600

Bekasi|| Radarpost.id

Sebuah resepsi pernikahan di kawasan Islamic Center Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, viral di media sosial usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer (WO). Dalam video yang beredar, tamu undangan disebut hanya mendapat makanan ringan dan air mineral karena konsumsi utama tidak tersedia.

Kasus itu kini menjadi perhatian aparat kepolisian. Polisi meminta pihak yang merasa dirugikan segera membuat laporan resmi agar dugaan penipuan dapat ditindaklanjuti.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur AKBP Bayu Kurniawan mengatakan, pihaknya siap menerima laporan dari korban terkait dugaan penipuan tersebut.

“Calon pengantin yang ada di video Instagram itu rencana baru hari ini mau datang melapor. Kantor WO-nya di Cakung,” kata Bayu saat dikonfirmasi, Minggu (24/5/2026).

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, pihak WO diduga memiliki gudang operasional di wilayah Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Bayu juga membenarkan bahwa sebelumnya sudah ada warga yang mendatangi Polres Metro Jakarta Timur terkait persoalan serupa. Namun, menurut dia, pesta pernikahan warga tersebut belum memasuki jadwal pelaksanaan sehingga belum dapat dipastikan mengalami kerugian.

“Yang datang kemarin itu orang yang pesta pernikahannya belum sesuai jadwal perjanjian. Jadi belum tahu apakah akan terlaksana atau tidak,” ujarnya.

Peristiwa ini ramai dibicarakan setelah akun Threads @meislvy mengunggah kondisi resepsi sang sepupu yang disebut gagal berlangsung sesuai rencana. Dalam video tersebut terlihat dekorasi minim dan meja konsumsi kosong.

Sejumlah tamu tampak hanya menerima makanan ringan serta air mineral yang dibagikan panitia dan keluarga pengantin.

“Kalian bisa lihat keadaan pagi ini yang seharusnya jadi acara bahagia berubah jadi tangis semua,” tulis akun tersebut.

Unggahan itu juga menyebutkan bahwa pihak MC tetap hadir untuk membantu acara meski mengaku belum menerima pembayaran dari WO terkait.

Sementara itu, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak wedding organizer yang disebut dalam unggahan viral tersebut. Polisi menyatakan akan mendalami kasus setelah menerima laporan dan mengumpulkan keterangan dari para pihak terkait.