BEKASI|| Radarpost.id
Kepulangan jemaah haji kloter pertama asal Kota Bekasi (JKS-01) mendapat apresiasi dari para jemaah yang menilai pelayanan selama ibadah hingga proses pemulangan berjalan baik dan terorganisir.
Sebanyak 444 jemaah haji JKS-01 tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (1/6/2026) malam menggunakan penerbangan SV 5142. Kedatangan mereka menandai dimulainya fase pemulangan jemaah haji Kota Bekasi pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Dari total jemaah tersebut, terdiri atas 195 laki-laki, 246 perempuan, serta empat petugas kloter. Seluruh jemaah kemudian diberangkatkan menuju UPT Asrama Haji Bekasi menggunakan 12 unit bus dan tiba lebih cepat dari jadwal yang ditentukan.
Kepala Seksi Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Kota Bekasi, Sularto, mengatakan proses pemulangan dilakukan secara efisien guna menghindari penumpukan jemaah di area asrama.
“Setibanya di asrama, jemaah langsung turun dari bus, mengambil air zamzam, kemudian keluar secara tertib sesuai rombongan masing-masing guna menjaga kelancaran arus jemaah,” kata Sularto.
Menurut dia, skema pelayanan sederhana tersebut menjadi bagian dari optimalisasi layanan kepulangan, terutama di tengah keterbatasan jumlah personel yang bertugas selama musim haji.
“Dengan total jemaah haji Kota Bekasi sebanyak 5.064 orang, dukungan personel kami sangat terbatas. Namun melalui kolaborasi dengan relawan dan berbagai pihak terkait, seluruh proses keberangkatan hingga kepulangan dapat berjalan baik,” ujarnya.
Selain proses kepulangan yang tertata, sejumlah jemaah juga mengapresiasi pelayanan selama berada di Arab Saudi, terutama pendampingan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
Salah seorang jemaah, Anthon Muhammad Fahriza (58), mengaku terbantu dengan respons cepat petugas saat dirinya sempat terpisah dari rombongan di area jamarat.
“Kami berterima kasih kepada PPIH Arab Saudi. Kami sempat tersesat di jamarat, Alhamdulillah kami dituntun sampai bertemu kembali dengan rombongan,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Mulyono Ahmad Dakroji (57) yang menilai layanan konsumsi selama ibadah haji berjalan optimal dan tepat waktu.
“Alhamdulillah, dari logistik dan makanan luar biasa melimpah. Tidak pernah berkurang dan selalu tepat waktu,” katanya.
Sementara itu, otoritas bandara dan petugas debarkasi juga memberikan layanan prioritas bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas, termasuk akses kursi roda untuk mempercepat proses pemeriksaan kesehatan dan imigrasi.
Hingga saat ini, terdapat satu jemaah laki-laki asal Kota Bekasi yang masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi.
Kementerian Haji dan Umrah memastikan proses kepulangan jemaah haji akan terus dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan aspek keamanan, kenyamanan, serta pelayanan ramah lansia, disabilitas, dan perempuan.
Adapun kloter berikutnya asal Kota Bekasi, yakni JKS-05, dijadwalkan tiba pada Minggu (7/6/2026) pagi.













