Jakarta|| Radarpost.id
Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026 resmi dibuka dan langsung membidik perputaran uang hingga Rp16 triliun. Program diskon tahunan yang melibatkan 104 pusat perbelanjaan di Jakarta ini diharapkan mampu mendongkrak daya beli masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian ibu kota.
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto mengatakan, FJGS bukan sekadar program belanja murah, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah berbagai tantangan yang masih dihadapi masyarakat.
“FJGS ini melibatkan sekitar 104 mal di Jakarta dan juga UMKM. Tujuannya untuk meningkatkan roda ekonomi serta mendorong aktivitas perdagangan,” kata Uus usai membuka FJGS 2026 di Central Park 2, Jakarta Barat, Rabu (10/6/2026).
Menurut Uus, dukungan berbagai program promosi dan insentif selama festival berlangsung diharapkan mampu menarik lebih banyak konsumen datang ke pusat-pusat perbelanjaan.
Selain menghadirkan potongan harga dari tenant mal, FJGS tahun ini juga memberikan ruang lebih besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Pemprov DKI Jakarta mendorong kolaborasi antara pengelola pusat perbelanjaan dan UMKM lokal agar manfaat ekonomi tidak hanya dirasakan sektor ritel modern, tetapi juga pelaku usaha kecil.
“Mal bisa menjadi penggerak ekonomi di lingkungan sekitarnya dengan menggandeng UMKM yang ada,” ujar Uus.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (PPKUKM) DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo meminta pengelola pusat perbelanjaan menyediakan lokasi strategis bagi produk UMKM agar lebih mudah dijangkau pengunjung.
Menurutnya, produk UMKM yang ditampilkan telah melalui proses kurasi sehingga memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan produk-produk lain yang dijual di pusat perbelanjaan modern.
Tak hanya mengincar pasar domestik, Pemprov DKI juga melihat peluang dari meningkatnya kunjungan wisatawan asing ke Jakarta. Momentum penguatan dolar AS dinilai bisa menjadi daya tarik tambahan untuk mendorong wisatawan berbelanja selama berada di ibu kota.
“Jakarta bisa memanfaatkan situasi ini dengan menghadirkan kampanye belanja yang menarik bagi wisatawan asing,” kata Ratu.
Melalui FJGS 2026, Jakarta berharap aktivitas konsumsi masyarakat meningkat dan target transaksi hingga Rp16 triliun dapat tercapai selama periode festival berlangsung.













