Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Truk Muatan 27 Ton Terbalik di Flyover Kranji Bekasi, Arus Lalu Lintas dari Jakarta Lumpuh

Sebuah truk kontainer bermuatan sekitar 27 ton limbah daur ulang kertas terbalik di atas Flyover Kranji, Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat malam.(Dok istimewa)
banner 120x600

Bekasi|| Radarpost.id

Sebuah truk kontainer bermuatan sekitar 27 ton limbah daur ulang kertas terbalik di atas Flyover Kranji, Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat malam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB itu mengakibatkan seluruh lajur lalu lintas dari arah Jakarta menuju Kota Bekasi tidak dapat dilalui dan menyebabkan kemacetan panjang di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi kejadian.

Sopir truk bernama Robi (26) mengatakan kendaraan yang dikemudikannya sedang mengangkut limbah daur ulang kertas dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menuju kawasan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Menurut dia, truk mengalami kehilangan tenaga saat melintasi tanjakan Flyover Kranji sehingga kendaraan tidak mampu melanjutkan perjalanan.

“Pas menanjak kendaraan sudah tidak kuat. Transmisinya mengalami masalah sehingga kehilangan tenaga,” kata Robi di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi, kondisi kendaraan sempat diperiksa. Bahkan, ban truk telah diisi angin di kawasan Cakung karena tekanan udara berkurang.

Meski demikian, saat berada di tanjakan flyover, kendaraan justru mundur hingga sekitar 200 meter sebelum akhirnya terguling.

Robi mengaku sebelumnya telah merasakan adanya gangguan pada sistem transmisi kendaraan ketika melintas di kawasan Harapan Indah, Bekasi.

“Saya sudah merasa ada yang tidak beres sejak di Harapan Indah. Persnelingnya sudah sulit masuk,” ujarnya.

Ia mengaku telah berupaya menghentikan laju kendaraan, namun truk tetap tidak dapat dikendalikan hingga akhirnya terguling di badan jalan.

Akibat insiden tersebut, Robi mengalami luka memar pada bagian tangan setelah terbentur pintu kendaraan saat truk terguling. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu.

Sementara itu, petugas kepolisian yang berada di lokasi melakukan pengaturan lalu lintas dan proses evakuasi kendaraan guna mengurai kemacetan yang mengular hingga beberapa kilometer.

Polisi juga melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk mendalami kemungkinan adanya faktor kelebihan muatan (overload) maupun gangguan teknis pada kendaraan.

Hingga Jumat malam, proses evakuasi truk masih berlangsung dan arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Bekasi mengalami gangguan signifikan.