Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Honda Racing Indonesia Bersinar di Mandalika, Avila Bahar Juara ITCR 1200 dan Alvin Bahar Podium di ISTCR 3600

Honda Racing Indonesia Bersinar di Mandalika, Avila Bahar Juara ITCR 1200 dan Alvin Bahar Podium di ISTCR 3600
Honda Racing Indonesia Bersinar di Mandalika, Avila Bahar Juara ITCR 1200 dan Alvin Bahar Podium di ISTCR 3600
banner 120x600

Lombok || Radarpost.id

Honda Racing Indonesia (HRI) kembali menunjukkan performa kompetitif pada Putaran 2 Kejuaraan Nasional Indonesia Touring Car Race (ITCR) yang berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (14/6/2026). Tim HRI sukses meraih kemenangan di kelas ITCR 1200 melalui pembalap muda Avila Bahar, sementara Alvin Bahar mengamankan posisi runner-up di kelas ISTCR 3600 Seeded A.

Persaingan sengit tersaji di kelas ITCR 1200 yang diikuti 33 mobil dan menjadi salah satu kelas paling kompetitif dalam ajang tersebut. Sejak sesi kualifikasi, Avila Bahar tampil impresif dengan merebut pole position menggunakan Honda Brio RS. Sementara rekan setimnya, Andri Abirezky, harus memulai balapan dari posisi kelima setelah terkena pelanggaran batas lintasan (track limit).

Saat lampu start padam, Avila langsung melesat meninggalkan para pesaingnya. Namun, balapan sempat diwarnai insiden di barisan tengah yang memaksa safety car masuk ke lintasan. Setelah balapan kembali normal, Avila mampu menjaga ritme dan konsistensi hingga garis finis.

Di tengah ketatnya persaingan yang diwarnai sejumlah senggolan dan insiden antarpembalap, Avila tetap tampil tenang dan berhasil menyelesaikan balapan di posisi pertama dengan catatan waktu 26 menit 28,852 detik.

Posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati Amato dan Romy T. Sementara itu, pembalap Malaysia Putera Adam yang semula finis di posisi keempat harus menerima penalti lima detik, sehingga posisi tersebut beralih kepada Andri Abirezky yang sebelumnya finis kelima.

Alvin Bahar Finis Runner-up di ISTCR 3600

Di kelas ISTCR 3600 Seeded A, Honda Racing Indonesia kembali menempatkan wakilnya di podium melalui Alvin Bahar yang mengandalkan Honda Civic Type R FL5 2.000 cc Turbo.

Meski mengalami kendala ban sejak sesi kualifikasi sehingga hanya mampu start dari posisi kedua, Alvin tetap mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang balapan.

Pada awal lomba, posisi terdepan ditempati Apip Ginanjar. Namun kecerdikan Alvin dalam memanfaatkan trek lurus membuatnya berhasil mengambil alih pimpinan balapan sebelum putaran pertama berakhir.

Alvin kemudian memimpin selama sebagian besar jalannya lomba. Namun memasuki paruh akhir balapan, kondisi ban yang terus menurun mulai memengaruhi performa mobil. Tiga lap menjelang finis, Apip berhasil kembali merebut posisi terdepan.

Meski kehilangan posisi pertama, Alvin terus memberikan tekanan hingga garis finis dan akhirnya mengakhiri balapan sebagai runner-up.

Evaluasi untuk Putaran Berikutnya

Sebagai pembalap sekaligus Director Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar mengaku cukup puas dengan pencapaian tim pada Putaran 2 Mandalika.

Ia menilai Avila Bahar menunjukkan peningkatan signifikan setelah finis kedua pada putaran pertama dan berhasil meraih kemenangan pada putaran kedua. Sementara Andri Abirezky tetap mampu mengamankan hasil positif dengan finis di posisi keempat setelah sebelumnya menjadi juara pada putaran pembuka.

“Secara keseluruhan hasilnya sudah cukup baik. Tinggal bagaimana mobil harus disetel ulang agar lebih seimbang. Saya sendiri mulai terdesak dalam tiga lap terakhir karena temperatur ban sangat tinggi sehingga mobil menjadi kurang balance. Intinya kami harus segera melakukan set-up mobil untuk menghadapi putaran ketiga dan keempat pada Agustus mendatang,” ujar Alvin Bahar.

Hasil di Mandalika semakin memperkuat posisi Honda Racing Indonesia sebagai salah satu tim papan atas di ajang balap touring nasional. Tim kini bersiap melakukan berbagai evaluasi teknis untuk menghadapi persaingan yang dipastikan semakin ketat pada putaran berikutnya.