Jakarta|| Radarpost.id
Penyanyi dangdut Nisa Farella kembali menyapa penikmat musik Indonesia lewat single terbaru berjudul “Tetep Kowe”. Lagu yang mengusung perpaduan hiphop dangdut dan rap berbahasa Jawa ini menawarkan cerita tentang kesetiaan, ketulusan, serta perjuangan mempertahankan cinta di tengah keterbatasan hidup.
Single “Tetep Kowe” menjadi karya lanjutan Nisa setelah sebelumnya melakukan comeback melalui lagu “Legowo”, yang mengangkat tema keikhlasan dan merelakan seseorang yang telah pergi. Jika “Legowo” berbicara tentang belajar melepaskan, “Tetep Kowe” mengambil sisi berbeda dengan menyoroti pilihan untuk tetap bertahan dan memperjuangkan hubungan.
Lagu ciptaan Yanda Bebeh tersebut dikemas dengan aransemen musik yang dinamis, lirik sederhana, serta sentuhan budaya Jawa yang kuat. Karakter hiphop dangdut dipadukan dengan rap berbahasa Jawa sehingga menghasilkan warna musik yang modern, tetapi tetap dekat dengan akar musik lokal.

Dari sisi hiburan dan gaya hidup, “Tetep Kowe” membawa cerita yang cukup relevan dengan kehidupan anak muda. Lagu ini menggambarkan realitas hubungan yang tidak selalu berjalan dalam kondisi ideal, terutama ketika persoalan ekonomi dan keterbatasan materi kerap dianggap sebagai ukuran kebahagiaan.
Melalui liriknya, Nisa menghadirkan sosok yang menyadari dirinya mungkin tidak memiliki banyak harta. Namun, ia menawarkan sesuatu yang dianggap lebih penting dalam sebuah hubungan, yakni niat baik, kesetiaan, kesabaran, dan cinta yang tulus.
Bagi Nisa Farella, pesan tersebut menjadi alasan tersendiri mengapa “Tetep Kowe” terasa spesial. Ia ingin menyampaikan cerita cinta secara ringan, sederhana, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Ada kesabaran, saling menguatkan, dan keputusan untuk tetap bersama meski keadaan tidak selalu mudah,” tutur Nisa Farella.
Secara musikal, karakter vokal Nisa berpadu dengan alunan musik yang enerjik. Bagian rap berbahasa Jawa kemudian menjadi elemen penting yang memperkuat cerita sekaligus memberikan identitas tersendiri pada lagu tersebut.
Formula itu juga membuat “Tetep Kowe” memiliki ruang untuk menjangkau pendengar dangdut sekaligus penikmat musik populer. Penggunaan bahasa Jawa menjadi kekuatan tambahan karena membuat lagu terasa lebih personal dan dekat dengan keseharian masyarakat.
Kehadiran “Tetep Kowe” sekaligus menjadi bagian dari perjalanan panjang Nisa Farella di industri musik. Namanya mulai dikenal publik setelah mengikuti ajang Dangdut Academy. Setelah itu, Nisa terus mengembangkan kemampuan bermusiknya dan pernah terlibat dalam sejumlah proyek bersama Ahmad Dhani melalui Republik Cinta Management.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dalam perjalanan Nisa membentuk karakter bermusiknya hingga kembali aktif memperkenalkan karya baru kepada publik.
Lewat “Tetep Kowe”, Nisa tidak hanya ingin menghadirkan lagu cinta, tetapi juga membawa pesan bahwa hubungan yang kuat tidak selalu dibangun oleh kemewahan. Bagi Nisa, kesediaan untuk saling mendukung dan bertahan menghadapi keadaan justru menjadi bagian penting dalam sebuah hubungan.
Dengan menggabungkan hiphop dangdut, rap Jawa, musik modern, dan lirik yang membumi, “Tetep Kowe” menjadi langkah Nisa Farella dalam memperluas warna musik dangdut sekaligus mempertahankan unsur budaya lokal.
Single “Tetep Kowe” kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital. Video musik resminya juga dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Nisa Farella.












