Jakarta // Radarpost.id
Sebanyak 87 narapidana kategori high risk atau berisiko tinggi dipindahkan dari sejumlah Lapas dan Rutan di wilayah Daerah Khusus Jakarta menuju Nusakambangan, Jawa Tengah, Rabu (9/9/2026).
Pemindahan tersebut dilakukan Lapas Kelas I Cipinang sebagai bagian dari upaya memperkuat keamanan sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, mengatakan pemindahan warga binaan tersebut bukan sekadar memindahkan tempat menjalani pidana. Menurutnya, langkah itu merupakan bagian dari penataan penghuni berdasarkan tingkat risiko.
“Pemindahan ini merupakan bagian dari mitigasi risiko dan penataan keamanan. Kami memastikan seluruh proses dilaksanakan secara profesional, sesuai prosedur, dan tetap memperhatikan aspek kemanusiaan,” ujar Syarpani.
Dari 87 narapidana yang dipindahkan, sebanyak 73 orang merupakan warga binaan Lapas Kelas I Cipinang. Sedangkan 14 lainnya berasal dari Lapas dan Rutan lain di wilayah DK Jakarta.
Proses keberangkatan dipusatkan di Lapas Kelas I Cipinang. Pengamanan dilakukan secara berlapis dengan melibatkan jajaran Pemasyarakatan, Satbrimob Polda Metro Jaya, serta personel Patroli Jalan Raya (PJR) Mabes Polri.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas DK Jakarta, Wachid Wibowo, juga turun langsung memantau proses pemindahan. Kehadirannya untuk memastikan kesiapan personel, koordinasi antarinstansi, serta seluruh tahapan pengamanan berjalan sesuai prosedur.
“Penanganan narapidana high risk membutuhkan pengendalian yang terukur dan sinergi antarjajaran. Kami memastikan setiap tahapan dilaksanakan dengan kewaspadaan tinggi agar stabilitas keamanan Pemasyarakatan tetap terjaga,” kata Wachid.
Pemindahan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan keamanan serta pemberantasan peredaran narkoba dan praktik penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan.
Dengan penataan warga binaan berdasarkan tingkat risiko, Lapas Kelas I Cipinang berharap situasi keamanan dan ketertiban semakin terjaga sehingga proses pembinaan dapat berlangsung lebih aman, tertib, dan optimal.












