|| JAKARTA || RADAR POST.ID ||
Setelah vakum selama satu tahun dari dunia hiburan, Rizky Billar akhirnya kembali muncul di layar kaca sebagai salah satu host Dangdut Academy (D’Academy) 7. Kepulangannya ini disambut antusias oleh penggemar, apalagi program pencarian bakat dangdut terbesar itu juga hadir dengan format dan energi baru.
Dalam pernyataan kepada media, Billar mengaku masa vakumnya justru menjadi berkah tersendiri. Ia menyebut, penundaan penayangan D’Academy 7 membuat seluruh tim punya waktu lebih untuk mematangkan konsep dan persiapan.
“Sebetulnya ini blessing in disguise. Dengan tertundanya D’Academy 7, kita bisa mempersiapkan segala aspek dengan lebih matang. Harapannya, program ini bisa tampil jauh lebih berkualitas, lebih menarik, dan kembali mendapat perhatian masyarakat,” ujar Billar di sela jumpa pers.
Billar juga mengungkapkan bahwa sebagai host, ia bersama timnya aktif mencari tahu dan mempelajari format kompetisi terbaru agar bisa membawakan acara dengan lebih baik. Beberapa waktu lalu, tim host dan kru bahkan mengikuti workshop yang digelar Indosiar.
“Ada banyak hal baru yang muncul dari workshop kemarin. Ini bagian dari inovasi supaya D’Academy bisa lebih fresh dan relevan. Kita juga saling bertukar pikiran, karena memang tujuannya satu: memberikan tontonan terbaik,” tambahnya.
Di tengah perbincangan soal kembalinya D’Academy, Billar tak bisa lepas dari sosok sang istri, Lesti Kejora, yang juga dikenal sebagai alumni ajang ini. Ia tak segan menyebut Lesti sebagai sumber inspirasinya dalam memahami dinamika program.
“Secara nggak langsung, saya banyak belajar dari Lesti. Dia sudah sangat paham format acara ini, bahkan secara emosional sudah menyatu dengan D’Academy. Saya banyak gali informasi dari dia, terutama soal bagaimana menghadapi para peserta dan membangun dinamika di panggung,” tutur Billar.
Terkait generasi baru yang tampil di D’Academy 7, Billar menilai bahwa kualitas peserta kali ini lebih menjanjikan. Selain suara, peserta juga menonjolkan keunikan lain, seperti pencak silat dan keahlian non-vokal lainnya.
“Peserta sekarang bukan cuma bagus secara vokal, tapi juga punya keunikan masing-masing. Ada yang bisa silat, ada yang punya persona kuat di panggung. Ini yang bikin kompetisi kali ini akan lebih seru dan kompetitif,” ungkapnya.
Dengan kombinasi konsep baru, talenta muda berbakat, dan chemistry kuat para host, D’Academy 7 diharapkan mampu menghadirkan tayangan yang bukan hanya menghibur, tapi juga menginspirasi.
“Yang paling penting, kita ingin semua peserta bisa benar-benar menunjukkan kualitas terbaik mereka. Karena ini bukan sekadar ajang hiburan, tapi juga ajang pencarian bakat yang harus menggali potensi terbaik dari setiap individu,” tutup Billar.













