Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login
Berita  

Aksi Nyata Menteri LHK: Bersih-Bersih 30 KM Kali Cipinang Libatkan Komunitas dan Swasta

Aksi Nyata Menteri LHK: Bersih-Bersih 30 KM Kali Cipinang Libatkan Komunitas dan Swasta
Aksi Nyata Menteri LHK: Bersih-Bersih 30 KM Kali Cipinang Libatkan Komunitas dan Swasta
banner 120x600

DEPOK || Radarpost.id 

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofiq memimpin langsung aksi bersih-bersih Kali Cipinang, menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk menyelamatkan sungai dari pencemaran dan mencegah bencana banjir.

Kegiatan kolaboratif multi-sektor ini berlangsung di terowongan tol Kali Cipinang, RT 04 RW 11, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, pada Minggu pagi, (12/10) dengan target pembersihan sampah sepanjang 30 kilometer aliran sungai.

Menteri Hanif menekankan urgensi aksi ini untuk mengangkat seluruh sampah dan memastikan aliran sungai kembali lancar paling lambat dalam satu bulan. “Hari ini, Kementerian Lingkungan Hidup bersama jajaran pemerintah Kota Depok dan Jakarta Timur mencoba menyelesaikan sampah di Sungai Cipinang yang panjangnya 30 kilometer. Sinergi lintas wilayah sangat penting untuk mengembalikan fungsi sungai seperti semestinya,” ujarnya di sela kegiatan. Ia juga memperingatkan potensi dampak buruk lingkungan jika pembersihan tidak dilakukan segera.

Aksi ini melibatkan Pemerintah Kota Depok dan Jakarta Timur, 21 komunitas peduli sungai, masyarakat setempat, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta sektor swasta. Partisipasi luas ini diharapkan menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan sungai secara berkelanjutan. Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, yang turut terjun, menyatakan dukungan penuh. “Tentunya kami siap membersihkan sampah-sampah yang ada di Sungai Cipinang ini. Komitmen bersama ini menjadi momentum penting untuk pemulihan ekosistem sungai,” tegasnya.

Dengan sinergi kuat antara pemerintah pusat, daerah, BUMN, dan masyarakat, Menteri Hanif optimis Sungai Cipinang akan segera bersih, sehat, dan berfungsi optimal. Kegiatan ini menjadi model kolaborasi regional untuk pelestarian lingkungan di Jabodetabek, sejalan dengan program nasional seperti Citarum Harum.