Jakarta|| Radarpost.id
Penyanyi dan penulis lagu asal Bali, Assia Keva, kembali menyapa pendengarnya dengan rilisan terbaru yang lebih intim dan personal. Setelah merilis EP Forevermore pada Oktober 2025, kini ia menghadirkan versi baru bertajuk forevermore, but it’s just me and piano pada Februari 2026.
Dalam proyek ini, Assia Keva memilih untuk mengemas ulang tiga lagu andalannya, yakni “Baby July”, “Can We Be Friends Again?”, dan “Looking for Love in Wrong Places” dalam format live piano.
Ketiga lagu tersebut direkam secara langsung di DeBeat Music Studio bersama musisi Kevin Suwandhi.

Mengusung konsep minimalis, EP ini hanya menonjolkan unsur vokal dan piano. Pendekatan tersebut dipilih untuk memberikan ruang lebih luas bagi pendengar dalam merasakan emosi yang terkandung di setiap lagu.
“Aku besar dengan bernyanyi secara akustik, jadi membuat versi piano ini adalah pilihan yang sangat personal buatku.
Ini semacam caraku kembali ke akar, ke cara bernyanyi yang paling aku cintai di dunia ini,” ujar Assia Keva dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan, penyederhanaan aransemen justru membuat pesan dalam lagu menjadi lebih kuat dan mudah tersampaikan. “Dengan menyederhanakan semuanya dan hanya menyisakan vokal dan piano, pendengar jadi punya ruang untuk mendengarkan melodi dan liriknya dengan lebih jelas. Lagu ini pun terasa lebih ringan dan lebih mudah untuk terhubung secara emosional,” lanjutnya.
Tak hanya tersedia dalam format audio digital di berbagai platform streaming, proyek forevermore, but it’s just me and piano juga hadir dalam format visual. Video penampilan live tersebut dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Assia Keva.
Rilisan ini sekaligus mempertegas identitas musikal Assia Keva yang kental dengan nuansa emosional dan kejujuran dalam penulisan lagu.
Dengan konsep sederhana namun kuat, EP ini menjadi ruang refleksi yang memperlihatkan sisi paling personal dari perjalanan musikalnya.













