Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Atasi Masalah Iklim di Lingkungan Kelurahan Depok Bentuk Kelembagaan Proklim

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Kelurahan Depok Kecamatan Pancoran mas, Kota Depok, memberikan sosialiasi dan pembentukan kelembagaan Program Kampung Iklim atau Proklim. Hal ini untuk mengatasi permasalahan iklim yang berada di lingkungan.

Proklim ini dibentuk dan akan terintegrasi oleh lokasi khusus (Lokus) Kampung Caraka yang berada di RW 01 Kelurahan Depok. Nantinya, semua program tersebut akan berkesinambungan.

Kegiatan Penguatan Proklim diikuti oleh pengurus RW, kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Posyandu, pengurus bank sampah, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan tokoh masyarakat serta tokoh agama di Kelurahan Depok.

Sekretaris Kelurahan (Sekel) Depok Bahrul Ulum mengatakan, kegiatan sosialiasasi Proklim dilakukan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Semua itu demi mewujudkan lingkungan yang hijau dan asri di Kota Depok.

“Kami serahkan SK Kampung Proklim dan SK pengurus bank sampah ‘Berkah Parkit RW 01’. Kami ingin masyarakat memiliki integritas tinggi dalam kepedulian terhadap program ini agar lingkungan tetap bersih dan sehat,” tutur Bahrul, Rabu (13/8/2025).

Menurut Bahrul, sebagai bentuk penguatan program Proklim, masyarakat harus memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Salah satunya mampu mengelola bank sampah.

“Bisa juga dilakukan dengan penanaman pohon yang merupakan penghijauan di lingkungan,” ungkapnya.

Selain itu juga, untuk meningkatkan pemahaman warga RW 01 agar dapat melaksanakan kegiatan di Kampung Proklim. Kemudian, sebagai upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim secara berkesinambungan.

“Saat ini memang sedang terasa, cuacanya panas, ditambah adanya efek rumah kaca di lingkungan,” kata Bahrul.

Sementara itu Ketua LPM Kelurahan Depok Haryanto berharap, melalui program Kampung Proklim tercipta kondisi lingkungan yang baik. Masyarakat juga mampu mengimplementasikan program program yang ada dalam mengurangi dampak perubahan iklim.
“Saya juga mengimbau kepada warga untuk mengurangi penggunaan pendingin ruangan dan selalu melakukan penghijauan lingkungan,” terang Haryanto. (**).