Depok || Radarpost.id
Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Kota Depok sedang mempersiapkan strategi khusus untuk meningkatkan performa lima atletnya yang akan bertanding di Babyreef Surfing Competition di Bali, 21-22 Juni mendatang. Kompetisi internasional ini menjadi momentum penting bagi atlet Depok untuk menaikkan peringkat mereka yang saat ini berada di posisi ke-8 nasional.
Ketua PSOI Depok, Fajar Satrio, mengungkapkan bahwa timnya telah melakukan persiapan intensif selama tiga bulan terakhir. “Kami fokus pada peningkatan teknik dan mental atlet. Target kami adalah masuk tiga besar dan meraih medali emas pertama untuk Depok di level internasional,” jelas Fajar saat sesi latihan terakhir di kolam arus buatan Depok Wave Park.
KONI Kota Depok memberikan dukungan penuh melalui program pembinaan khusus. “Kami menyediakan pelatih ahli, nutrisionis, dan psikolog olahraga untuk memastikan atlet kami siap secara fisik dan mental,” ujar Sekretaris Umum KONI Depok, Jamal Mutaqin.
Para atlet yang akan bertanding merupakan hasil seleksi ketat dari 20 atlet binaan. Mereka adalah:
- Rizal Fadilah (18 tahun) – Juara Jawa Barat 2024
- Siti Nurhaliza (17 tahun) – Atlet muda berbakat
- Andika Pratama (19 tahun) – Spesialis ombak tinggi
- Dian Sastrowardoyo (18 tahun) – Atlet dengan teknik terbaik
- Arif Budiman (20 tahun) – Kapten tim
“Kompetisi ini akan menjadi tolok ukur sejauh mana perkembangan selancar ombak di Depok. Kami berharap bisa menunjukkan bahwa Depok mampu bersaing di kancah nasional dan internasional,” tambah Fajar.
Dukungan dari Pemerintah Kota Depok juga datang dalam bentuk pendanaan dan fasilitas latihan. Atlet-atlet ini akan menjadi duta Depok dalam memperkenalkan potensi olahraga air di kota yang tidak memiliki pantai ini. (Maya)













