Radarpost id | Lembang, 22 Juli 2026 — Dalam upaya mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta mengurangi pencemaran di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Komandan Sektor 08 Citarum Harum Kolonel Infanteri Masrief melaksanakan kegiatan pengecekan dan monitoring pengolahan kotoran hewan (Kohe) serta campuran sampah organik di Kampung Pojok, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Kepala Desa Cikahuripan Bapak H. Oman, Baops Sektor 08 Citarum Harum Peltu Iwan S., Dansub Sektor 2 Lembang Serka Ahmad R., pengurus KPSBU Lembang, anggota Subsektor 2 Lembang Sektor 08 Citarum Harum, serta pengelola pengolahan Kohe Bapak Taryana.
Dalam kegiatan tersebut, Dansektor 08 Citarum Harum bersama rombongan melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi pengolahan kotoran hewan (Kohe) yang berada di Desa Cikahuripan. Selain itu, dilaksanakan pengecekan proses pengolahan campuran antara Kohe dan sampah organik, termasuk pengolahan Kohe basah dan Kohe kering yang bertujuan menghasilkan manfaat lebih baik bagi lingkungan dan masyarakat.
Dansektor 08 Citarum Harum Kol Inf Masrief menyampaikan bahwa pengelolaan limbah peternakan dan sampah organik merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah yang memiliki aktivitas peternakan cukup tinggi.
“Pengolahan Kohe dan sampah organik harus terus dikembangkan agar limbah yang selama ini dianggap sebagai permasalahan dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat. Dengan pengelolaan yang baik, kita dapat mengurangi potensi pencemaran lingkungan sekaligus mendukung program Citarum Harum dalam menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem,” ujar Kol Inf Masrief.
Lebih lanjut, Dansektor 08 menekankan pentingnya sinergi antara Satgas Citarum Harum, pemerintah desa, kelompok masyarakat, serta para pelaku usaha peternakan dalam menciptakan sistem pengelolaan limbah yang berkelanjutan.
“Keberhasilan program ini membutuhkan kerja sama semua pihak. Edukasi dan pendampingan harus terus dilakukan agar masyarakat semakin memahami pentingnya pengolahan sampah dan limbah peternakan secara tepat,” tambahnya.
Kegiatan pengecekan ini juga menjadi bagian dari upaya monitoring secara berkala yang dilakukan oleh Sektor 08 Citarum Harum terhadap berbagai program lingkungan di wilayah binaannya. Melalui kegiatan tersebut diharapkan pengolahan Kohe dan sampah organik di Desa Cikahuripan dapat berjalan secara optimal serta memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Sektor 08 Citarum Harum akan terus melaksanakan pendampingan dan pemantauan terhadap kegiatan pengelolaan lingkungan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung percepatan pemulihan dan pelestarian DAS Citarum.***













