Jakarta|| Radarpost.id
Dunia Fantasi Ancol atau yang akrab dikenal sebagai Dufan, membuktikan diri bukan sekadar destinasi hiburan akhir pekan. Di hari kerja sekalipun, taman rekreasi ini tetap dipadati pengunjung dari berbagai daerah yang datang dengan beragam tujuan—mulai dari rekreasi keluarga, edukasi, hingga produksi konten kreatif.
Pantauan di lokasi pada hari biasa menunjukkan antrean di sejumlah wahana tetap ramai.

Namun, yang menarik, sebagian pengunjung tidak hanya datang untuk mencari hiburan semata, melainkan juga memanfaatkan wahana bertema sebagai sarana pembelajaran interaktif, terutama bagi anak-anak.
Beberapa wahana di Dufan mengusung konsep tematik berbasis sains, teknologi, hingga budaya, yang secara tidak langsung memberikan pengalaman edukatif.
Hal ini menjadikan Dufan sebagai alternatif wisata keluarga yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memperkaya wawasan.
Selain itu, keberadaan konten kreator dan YouTuber turut menambah dinamika suasana.
Mereka memanfaatkan berbagai sudut taman untuk menghasilkan konten visual, mulai dari ulasan wahana, vlog perjalanan, hingga eksplorasi pengalaman unik di setiap atraksi.

Fenomena ini turut memperluas eksposur Dufan di ranah digital dan menarik minat pengunjung baru, termasuk dari luar kota.
Di tengah keramaian tersebut, nuansa nostalgia juga menjadi daya tarik tersendiri.
Salah satu pengunjung, Herman (62), mengaku kunjungannya kali ini bukan sekadar berlibur, tetapi juga menghidupkan kembali kenangan masa muda.
“Kami dulu sering ke sini waktu masih muda. Sekarang senang bisa datang lagi, tapi bersama cucu. Rasanya beda, lebih berkesan,” ujar Herman.
Senada dengan itu, Ratni (59) mengatakan bahwa pengalaman di Dufan tidak lekang oleh waktu. Menurutnya, suasana yang ditawarkan tetap relevan bagi berbagai generasi.
“Dulu datang sama teman, sekarang sama keluarga. Ini bukan cuma hiburan, tapi juga jadi momen kebersamaan. Apalagi cucu-cucu jadi bisa belajar sambil bermain,” kata Ratmi.
Keberagaman latar belakang pengunjung, mulai dari keluarga, pelajar, hingga kreator digital, menunjukkan bahwa Dufan telah berkembang menjadi ruang publik yang multifungsi.
Tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi, ekspresi kreatif, dan pengikat memori lintas generasi.
Dengan konsep yang terus beradaptasi dan inovasi pada wahana serta pengalaman pengunjung, Dufan mempertahankan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jakarta yang tetap diminati, bahkan di luar musim liburan.













