Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Endah Purwanti Gandeng Rama Sastra Negara Edukasi Komunitas Anak Kota Bogor lewat TAPSSAM

banner 120x600

BOGOR||Radarpost.id

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Perlindungan Anak DPRD Kota Bogor, Endah Purwanti, menggandeng penggagas The Art of Public Speaking & Storytelling with Acting Method (TAPSSAM), Rd. Rama Sastra Negara, S.Sn., dalam kegiatan edukasi bersama komunitas anak dan generasi muda Kota Bogor di WarkopPolim Bogor, Rabu (20/05/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ruang dialog bersama komunitas dan penggerak anak yang dihadiri berbagai elemen anak muda, mulai dari Forum Anak Kota Bogor, Forum GenRe, Forum Komunikasi OSIS, Forum OSIS Jawa Barat, Komunitas Zilenial Bergerak, hingga komunitas sosial dan pendidikan di Kota Bogor.

Dalam kesempatan itu, Rama Sastra Negara memberikan casual class bertajuk The Art of Public Speaking & Storytelling with Acting Method sebagai bentuk edukasi kreatif untuk membangun keberanian berbicara, kesehatan mental, serta kepercayaan diri anak di tengah tantangan era digital.

Melalui metode TAPSSAM, peserta diajak memahami pentingnya kemampuan komunikasi, pengelolaan emosi, membangun empati, hingga keberanian menyampaikan pendapat tanpa rasa takut untuk dihakimi.

“Banyak anak hari ini kehilangan keberanian untuk menyuarakan dirinya sendiri. Public speaking bukan hanya soal bicara di depan umum, tetapi tentang membangun kembali rasa percaya diri dan nilai diri seorang anak,” ujar Rama Sastra Negara.

Menurut Rama, pendekatan seni peran, storytelling, dan eksplorasi emosi dapat menjadi media pembinaan karakter anak dan remaja dengan pendekatan yang lebih humanis dan komunikatif.

Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan anak di era media sosial, terutama terhadap fenomena bullying digital, tekanan mental, eksploitasi konten, hingga krisis identitas pada generasi muda.

“Banyak anak hari ini pandai membuat konten, tetapi belum semuanya diajarkan bagaimana menjaga mental, menjaga nilai dirinya, dan menyampaikan pikirannya dengan sehat,” katanya.

Sementara itu, Endah Purwanti menyebut pendekatan kreatif seperti TAPSSAM menjadi bagian penting dalam membangun ruang dialog yang lebih dekat dengan anak muda.

Menurutnya, perlindungan anak tidak cukup hanya dibangun melalui regulasi, tetapi juga membutuhkan pendekatan edukatif dan ruang komunikasi yang nyaman bagi generasi muda.

“Kita ingin anak-anak punya ruang aman untuk bicara, menyampaikan pendapat, dan tumbuh dengan rasa percaya diri yang sehat,” ujar Endah Purwanti.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari peserta karena menghadirkan suasana diskusi yang hangat, reflektif, dan mendorong keberanian anak untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.