||JAKARTA ||RADARPOST.ID||
Film Senyum Manies Love Story secara resmi memperkenalkan poster dan trailer perdananya pada Senin (21/4) sore dalam sebuah acara yang digelar di Studio 5 Senayan City XXI, Jakarta Pusat. Film bergenre drama romantis ini mengangkat kisah masa muda Anies Baswedan, saat pertama kali bertemu dengan Fery Farhati—yang kini menjadi istrinya—ketika mereka masih kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Disutradarai oleh Rony Mepet, Senyum Manies Love Story dijadwalkan tayang di bioskop mulai 12 Juni 2025. Rony mengungkapkan bahwa film ini akan menawarkan perspektif baru dalam genre remaja-romantis.
“Harapannya sebagai film dengan genre remaja yang baru,” kata Rony dalam sesi jumpa pers.
Lebih dari sekadar kisah asmara, film ini juga mengangkat tema persahabatan dan nilai-nilai keluarga yang turut membentuk karakter Anies muda. Rony menegaskan bahwa nuansa ini menjadi pembeda utama dibanding film sejenis lainnya.
Tisa TS, selaku penulis skenario, menambahkan bahwa Senyum Manies Love Story sarat akan pesan moral yang bisa menginspirasi penonton, terutama kalangan muda.
“Film ini bukan hanya sekadar tontonan, tetapi juga sebuah tuntunan,” ujar Tisa.
M. Fahad Haydra, yang memerankan Anies muda, mengaku peran yang ia jalani cukup unik. Menurutnya, karakter Anies muda tidak menuntut eksplorasi emosi secara berlebihan karena kepribadiannya yang tenang dan reflektif.
“Adegan dan akting yang dilakukan tidak terlalu menguras emosi, karena karakter Pak Anies muda memang seperti itu,” ungkap Fahad.
Cerita film ini bermula dari pertemuan tak terduga antara Anies dan Fery di lingkungan kampus UGM. Anies digambarkan sebagai mahasiswa baru yang aktif dan idealis, sementara Fery merupakan sosok yang cerdas dan berwawasan luas. Latar belakang keluarga yang berbeda serta aktivitas Anies sebagai seorang aktivis menjadi tantangan tersendiri dalam hubungan mereka.
Lewat Senyum Manies Love Story, penonton diajak untuk melihat sisi lain dari sosok Anies Baswedan—bukan hanya sebagai tokoh publik, melainkan sebagai seorang remaja yang pernah merasakan cinta pertama dan dilema masa muda.













