Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

DNA Gandeng PARKZ di Single “PAIN”, Tawarkan Emosi Gelap dalam Balutan Elektronik Modern

Berbeda dari rilisan mereka sebelumnya yang cenderung mengedepankan atmosfer pesta dan energi klub, lagu “PAIN” hadir dengan nuansa lebih gelap, intens, dan immersive.(Dok pribadi).
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Duo musik elektronik DNA kembali memperluas eksplorasi musikal mereka lewat perilisan single terbaru bertajuk “PAIN”, sebuah karya yang memadukan energi elektronik modern dengan pendekatan emosional yang lebih personal.

Berbeda dari rilisan mereka sebelumnya yang cenderung mengedepankan atmosfer pesta dan energi klub, lagu “PAIN” hadir dengan nuansa lebih gelap, intens, dan immersive. Dalam proyek kali ini, DNA yang digawangi Mister Aloy dan Jayjax turut menggandeng PARKZ untuk memperkuat karakter musikal lagu tersebut.

Dari sudut pandang pengamat musik elektronik, langkah DNA menghadirkan “PAIN” dinilai sebagai upaya mempertegas identitas mereka di tengah perkembangan skena electronic dance music (EDM) Tanah Air yang semakin terbuka terhadap eksplorasi lintas genre.

Mister Aloy mengatakan, lagu tersebut lahir dari keinginan mereka untuk menghadirkan karya yang lebih dekat secara emosional dengan pendengar.

“Kami ingin ‘PAIN’ menjadi pengalaman yang bukan hanya bisa didengar, tetapi juga dirasakan. Lagu ini adalah cara kami menyalurkan sisi emosional yang selama ini jarang kami tampilkan,” kata Mister Aloy dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Menurut dia, pendekatan emosional menjadi salah satu fokus utama dalam proses kreatif lagu tersebut, tanpa meninggalkan identitas elektronik yang telah melekat pada DNA.

Sementara itu, Jayjax menilai kolaborasi dengan PARKZ memberi warna baru dalam keseluruhan produksi musik mereka. Kehadiran PARKZ disebut mampu memperkuat atmosfer lagu sehingga terdengar lebih mendalam dan sinematik.

“PARKZ membawa energi berbeda yang membuat ‘PAIN’ terasa lebih immersive. Kami ingin pendengar masuk ke dalam atmosfer lagu ini dan merasakan intensitas emosinya,” ujar Jayjax.

Di kalangan penikmat musik elektronik independen, “PAIN” juga dinilai memperlihatkan perkembangan DNA dalam mengolah elemen cross-genre dan cross-culture. Sebelumnya, duo tersebut sempat berkolaborasi dengan sejumlah musisi seperti Indahkus dan Qory Gore.

Pengamat musik melihat kecenderungan baru di industri elektronik Indonesia, di mana musisi tidak lagi hanya mengandalkan beat agresif untuk kebutuhan festival atau klub malam, tetapi mulai menghadirkan narasi emosional sebagai kekuatan utama lagu.

Perilisan “PAIN” pun memunculkan spekulasi mengenai proyek album baru DNA yang disebut tengah dipersiapkan untuk rilis pada pertengahan tahun ini. Meski belum ada konfirmasi resmi terkait keterkaitan single tersebut dengan album mendatang, antusiasme penggemar terus meningkat sejak teaser lagu diperkenalkan di media sosial.

Melalui “PAIN”, DNA berharap dapat menjangkau audiens yang lebih luas, baik pendengar lama maupun generasi baru penikmat musik elektronik.

Single “PAIN” milik DNA featuring PARKZ kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital di bawah naungan HALOS Records.