Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Formakot Depok: Lomba Layang-Layang Aduan Diikuti 256 Peserta, Pembuktian Hobi Layangan Masih Ada

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Perkumpulan Pelayang Indonesia (Pelangi) Kota Depok menggelar Lomba Layangan Aduan di Lapangan Universitas Internasional Indonesia (UII) jalan Raya Bogor Kecamatan Sukmajaya Kota Depok, yang berlangsung dua hari Sabtu – Minggu (15 – 16 Nopember 2025). Sebanyak 265 peserta dari Kota Depok, antusias mengikuti giat ini.

Acara ini digelar dalam rangka mengikuti event Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Kota (FORMAKOT) tingkat Kota Depok, yang digelar oleh Komite Olah Raga Rekreasi Masyarakat (KORMI) Kota Depok.

Ketua KORMI Kota Depok drg. Setiawan Witjaksana yang datang melihat langsung perlombaan mengaku senang dan nostalgia ketika zaman anak – anak.

“Dulu buat layang – layang dan benang gelasnya sendiri, makanya kita datang ke sini sekaligus membuka dimulainya Formakot Inorga pelangi Kota Depok. Sekaligus untuk melihat langsung perkembangan layang – layang saat ini,” ujarnya.

Ketua panitia Ujang Misbah, saat memberikan laporan kegiatan lomba layang-layang

Lebih lanjut Setiawan, berharap melalui perlombaan, olah raga rekreasi seperti layang – layang ini semakin diminati banyak orang dan bisa menjadi destinasi wisata.

“Kita bersama – sama saling bergembira, itu salah satu manfaat olah raga rekreasi, ini ajang seleksi perlombaan tingkat provinsi maupun nasional,” imbuhnya.

Ketua Kormi Kota Depok Nana Priatna, menyebut akan terus mensosialisasikan olah raga rekreasi untuk kesehatan masyarakat demi kemajuan Kota Depok.

“Semoga nanti untuk di Kota Depok semakin berkembang dan maju. Layang-layang aduan ini sebagai ajang seleksi untuk mengikuti ajang Forprov Jabar,” ucap Nana.

Intinya, kata Nana, Pelangi Kota Depok akan jadi ujung tombak dalam pengembangan dan memasyarakatlan olahraga layang layang kepada masyarakat Kota Depok.

Sementara itu Ketua Panitia Pelangi Kota Depok Ujang Misbah menjelaskan, pihaknya tengah melaksanakan Festival layang-layang diikuti 128 peserta masing-masing ikut 2 slot jadi keseluruhan ada 256 peserta.

“Pertandingan dilaksanakan sistem gugur, dengan tiga kali pertandingan jika menang 2-1, berarti yang menang akan menunggu yang lainnya. Pertandingan sampai final. Begitu untuk esok harinya akan ada pertandingan 128 pertandingan sistem gugur sampai masuk final,” ucap Ujang.

“Ini ajang seleksi mencari bibit menuju Pekan Olah Raga Tradisional tingkat Jawa Barat mendatang,” tuturnya.

Ujang menjelaskan jumlah peserta yang ikut, hadiah yang disiapkan, dan teknis pertandingan layang – layang aduan.

Peserta lomba ini memperebutkan Juara 1, 2, 3 dan harapan 1 dapat piala dan uang pembinaan, kemudian Juara Harapan dapat uang pembinaan.

“Sistem pertandingan layangan diadu siapa layangannya yang putus itu yang kalah dengan durasi maksimal 3 menit, kalau tidak ada yang putus kita lakukan tos koin. Kota Depok ini menjadi tempat favorit teman – teman pelayang,” terangnya. (**).