JAKARTA|| Radarpost.id
Taman Margasatwa Ragunan merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-162 dengan memberikan enrichment khusus kepada salah satu penghuni andalannya, gorila bernama Komu, di Jakarta, Minggu (20/9/2026).
Enrichment tersebut berupa rolling barrel, sarana pengayaan yang memungkinkan gorila mendapatkan pakan sambil bergerak dan mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya.
Komu tampak mendekati rolling barrel yang telah diisi pakan. Dengan mendorong dan menggerakkan tong tersebut, gorila berusia 28 tahun itu terdorong untuk lebih aktif mencari makanan sekaligus melakukan aktivitas fisik.
Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, mengatakan pemberian enrichment dilakukan secara bergantian kepada tiga gorila yang menjadi penghuni Ragunan.
“Ini dilakukan bergantian karena sebenarnya ada tiga gorila. Kumbo dan Kilhi sudah terlebih dahulu, sekarang gantian Komu,” kata Bambang, Minggu (20/9/2026).
Menurutnya, enrichment menjadi salah satu bagian dari upaya Taman Margasatwa Ragunan menjaga kesejahteraan satwa. Aktivitas tersebut dirancang agar gorila tetap memperoleh stimulasi fisik dan mental serta dapat mengekspresikan sejumlah perilaku alaminya.
Komu Gorila Termuda di Ragunan
Komu merupakan gorila termuda yang saat ini menghuni Taman Margasatwa Ragunan. Ia lahir pada 1997 dan kini berusia 28 tahun.
Bambang menyebut Komu memiliki karakter yang cenderung lebih pemalu dibandingkan dua gorila lainnya.
“Dia merasa paling kecil dibandingkan dua saudaranya yang lain,” ujarnya.
Pemberian enrichment dengan rolling barrel tidak hanya ditujukan untuk membuat satwa lebih aktif. Sarana tersebut juga membantu mengurangi aktivitas monoton selama gorila berada dalam perawatan.
Pakan yang ditempatkan di dalam rolling barrel membuat Komu harus bergerak dan mengeksplorasi lingkungan untuk mendapatkannya. Pola tersebut menjadi bagian dari stimulasi yang mendukung kesejahteraan satwa di lingkungan konservasi.
Jadi Sarana Edukasi Pengunjung
Perayaan HUT ke-162 Taman Margasatwa Ragunan juga dimanfaatkan sebagai momentum edukasi bagi pengunjung.
Setelah sesi pemberian enrichment kepada Komu, kegiatan dilanjutkan dengan keeper talk. Pengunjung mendapatkan penjelasan mengenai kehidupan gorila, perilaku, pola makan hingga proses perawatan satwa tersebut.
Menurut Bambang, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peran Taman Margasatwa Ragunan tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga memiliki fungsi konservasi dan edukasi.
“Perayaan HUT ke-162 menjadi momentum memperkuat fungsi kami sebagai lembaga konservasi dan edukasi,” kata Bambang.
Melalui kegiatan enrichment dan keeper talk, pengunjung diajak memahami kebutuhan satwa sekaligus pentingnya menjaga kesejahteraan hewan yang berada dalam perawatan lembaga konservasi.












