Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

IPC Terminal Petikemas dan Kelurahan Warakas Gelar Pelatihan Tanggap Darurat Kebakaran

IPC Terminal Petikemas dan Kelurahan Warakas Gelar Pelatihan Tanggap Darurat Kebakaran
IPC Terminal Petikemas dan Kelurahan Warakas Gelar Pelatihan Tanggap Darurat Kebakaran
banner 120x600

Jakarta || Radarpost.id

Dalam rangka menjalankan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menggelar Pelatihan Tanggap Darurat Kebakaran di Kantor Pemadam Kebakaran Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Selasa (3/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Corporate Secretary IPC Terminal Petikemas, Pramesti Wulandary, Lurah Warakas Sridiana Tungga Dewi, jajaran perangkat Kelurahan Warakas, Babinsa, Satpol PP, unsur LMK, FKDM, para Ketua RT/RW, serta warga setempat.

Pelatihan dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sektor Kecamatan Tanjung Priok, Sumarno. Materi yang diberikan meliputi penanganan awal kebakaran, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga prosedur evakuasi darurat.

Lurah Warakas, Sridiana Tungga Dewi, berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan serta kesiapsiagaan pengurus wilayah dan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran. Ia juga menekankan pentingnya penyebarluasan ilmu yang diperoleh kepada warga di lingkungan masing-masing.

“Diharapkan peserta tidak hanya memahami materi pelatihan, tetapi juga dapat mensosialisasikan kembali kepada masyarakat agar kesiapsiagaan terhadap bencana kebakaran semakin meningkat,” ujarnya.

Senada dengan itu, para Ketua RT dan RW berharap pelatihan tanggap darurat kebakaran dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Mereka menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat sebagai bekal awal dalam melakukan penanganan cepat apabila terjadi kebakaran, sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Selain itu, para Ketua RT dan RW juga mengajak seluruh warga untuk lebih peduli terhadap keselamatan lingkungan, khususnya dalam mencegah potensi kebakaran yang disebabkan kelalaian, instalasi listrik yang tidak aman, serta penggunaan api yang tidak terkontrol.