Depok || Radarpost.id
Suasana penuh semangat kemerdekaan tampak sejak pagi, di halaman parkir dihiasi umbul-umbul merah putih dan bendera kecil. Personel Bagian Protokol dan Humas pimpinan, bagian Umum beserta jajaran staf, ajudan Walikota dan Wakil Walikota, serta office boy.
Mereka bersama sama tampak antusias mengikuti berbagai perlombaan yang diselenggarakan oleh panitia bersama.
Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi momen yang dinantikan masyarakat Indonesia di berbagai daerah.
Selain upacara bendera, kemeriahan perayaan biasanya diwarnai dengan beragam perlombaan.

Dengan mengenakan pakaian putih, ikat kepala merah putih, para peserta mengikuti lomba dengan semangat dan tawa.
Kegiatan ini tidak hanya untuk memeriahkan 17 Agustus, tapi juga untuk mempererat silaturahmi dan kekompakan antara Ajudan dan staf dari Walikota dan Wakil Walikota dengan jajaran bagian humas dan Protokol dengan keluarga besar.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Depok Dahliya Wulansari, menyampaikan bahwa kegiatan sederhana ini bertujuan menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di internal.

“Di momentum HUT RI ini kita ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, iya teman-teman ingin melepas lelah, karena setiap hari di bagian Humas dan Protokol harus mendampingi Pak Wali dan pak Wakil,” kata Dahliya Wulansari, yang akrab disapa Lia, usai ikuti lomba, pada Kamis (27/8/2026).
“Melalui lomba-lomba ini, diharapkan sinergitas antara personel dan keluarga semakin kuat, sehingga dalam bertugas melayani juga semakin solid,” tambahnya.
Rangkaian acara berlangsung tertib, meriah, perlombaan khas kemerdekaan juga menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak dan masyarakat di lingkungan masyarakatnya.

“Ada beragam lomba, ada balap karung, makan kerupuk, memasukkan pensil ke dalam botol, goyang berdua sama balon, estafet Aqua gelas, hingga tarik tambang,” ucap Lia.
Meski terlihat sederhana dan menghibur, setiap perlombaan ternyata memiliki nilai dan pesan yang dapat dikaitkan dengan semangat perjuangan serta kehidupan bermasyarakat.
“Iya kita berikan hadiah juga bagi yang menang, hadiahnya ada indomie, makan coklat, pokoknya seru deeh, habis lomba kita makan siang sama nasi liwet, Sekali Merdeka tetap Merdeka,” tutup Lia. (**).












