Depok || Radarpost.id
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan Kota Depok akan melakukan uji coba aplikasi uji kendaraan bermotor berbasis BLUe full cycle yang terintegrasi dengan baik dan lancar.
Aplikasi uji berbasis BLUe full cycle ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh tahapan pengujian kendaraan, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan fisik, hingga penerbitan sertifikat uji.
“Dengan sistem ini proses pengujian menjadi lebih transparan, cepat dan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan,” kata Kepala UPT PKB Dishub Muh. Farid, Jumat (17/10/2025) diruang kerjanya.

Muhamad Farid yang biasa disapa Farid mengatakan penerapan aplikasi ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Depok dalam meningkatkan pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi untuk Depok Maju.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Perhubungan, khususnya Peraturan Menteri Perhubungan No. 19 Tahun 2021 tentang Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor.
Pada pasal 78 peraturan tersebut setiap unit pelaksana uji berkala kendaraan bermotor harus memiliki dan menyelenggarakan sistem informasi pelaksanaan uji berkala kendaraan bermotor yang terintegrasi dengan pusat data Direktorat Jenderal di Kementerian Perhubungan.
“Tujuannya adalah untuk mengambil data dan mengirim data kendaraan serta hasil uji ke pusat data Kementerian Perhubungan,” ucapnya.
Selain itu, sesuai dengan Surat Direktur Sarana Transportasi Jalan Jenderal Perhubungan Darat Nomor AJ.502/54/10/DJPD/2024 tentang Pedoman Penerapan Mekanisme BLUe Full Cycle yang Terintegrasi.
Setiap Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota diharuskan melakukan penyesuaian atau pengembangan terhadap aplikasi pengujian kendaraan bermotor agar dapat menerapkan BLUe Full Cycle.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya aplikasi ini, proses uji kendaraan akan lebih efisien dan akurat,” ujar Farid.
Uji coba ini juga melibatkan pelatihan bagi para petugas penguji agar dapat mengoperasikan sistem dengan optimal. Selain itu, dilakukan simulasi pengujian kendaraan menggunakan aplikasi baru untuk memastikan semua fitur berfungsi dengan baik sebelum diterapkan secara penuh.
Dengan memanfaatkan teknologi informasi sistem pelayanan pengujian dapat di tingkatkan sebagai upaya pelayanan prima. Dan tidak kalah penting aspek keselamatan. Sehingga dari SIM PKB ke pelayanan BLUe Full Cycle bukti lulus uji dapat dijaminkan keasliannya.
Diharapkan, dengan penerapan aplikasi uji berbasis full cycle ini, masyarakat dapat merasakan pelayanan yang lebih baik dan profesional dalam pengujian kendaraan bermotor. (**).













