Jakarta|| Radarpost.id
Lima rumah tinggal di Jalan Pisangan Baru Tengah 1, RT 007/RW 002, Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, ludes terbakar pada Rabu (19/8/2026) pagi. Kebakaran terjadi saat sebagian penghuni masih terlelap.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sebanyak lima kepala keluarga yang terdiri dari 15 orang berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 05.10 WIB. Api disebut muncul dari bagian kamar atas salah satu rumah yang kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid mengatakan, api pertama kali diketahui oleh pemilik rumah ketika terbangun dari tidur.
“Api pertama kali diketahui pemilik rumah saat terbangun dari tidur. Ketika bangun tidur, tiba-tiba sudah ada penyalaan dari kamar atas,” kata Abdul Wahid.
Penghuni sempat mencoba memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, usaha tersebut tidak mampu menghentikan kobaran api yang semakin membesar.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran. Unit pertama Sudin Gulkarmat Jakarta Timur bergerak menuju lokasi pada pukul 05.11 WIB dan tiba sekitar 12 menit kemudian, atau pukul 05.23 WIB.
Sebanyak 18 unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 90 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Proses pemadaman dimulai pukul 05.24 WIB. Petugas kemudian berhasil melakukan lokalisasi api pada pukul 06.00 WIB. Setelah api berhasil dikendalikan, proses pendinginan dilakukan mulai pukul 06.20 WIB.
Kebakaran akhirnya dinyatakan selesai pada pukul 07.30 WIB.
Diduga Gangguan Kelistrikan
Abdul Wahid mengatakan kebakaran tersebut diduga dipicu oleh fenomena kelistrikan. Namun, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses penghitungan.
“Kebakaran ini diduga dipicu fenomena kelistrikan,” ujarnya.
Meski lima rumah mengalami kerusakan berat hingga ludes terbakar, seluruh penghuni berhasil dievakuasi sehingga tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan.
Peristiwa kebakaran di kawasan permukiman padat tersebut kembali menjadi pengingat bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik rumah tangga.
Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengimbau masyarakat memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman serta tidak menggunakan peralatan listrik secara berlebihan untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran.













