Depok || Radarpost.id
Ribuan peserta mengikuti Seminar Nasional How To Be A Great Teacher yang mengangkat tema “Pengajar Sejati Mampu Menginspirasi” sebagai Inspirator Menuju Indonesia Emas 2045″.
Peserta memadati Aula Gedung Baleka lantai 10 di komplek Balaikota Depok, selama dua hari, Selasa dan Rabu (18/19/8/2026.
Penyelenggaraan kegiatan tersebut adalah Teacherpreneur Nusantara Provinsi Jawa barat kolaborasi bersama Karang Taruna Kota Depok dan Dinas Pendidikan Kota Depok.
Acara tersebut dihadiri di hari pertama oleh sekitar 500 peserta dari para guru PAUD, dan hari kedua sekita 1.500 peserta dari berbagai kalangan, terutama para guru, SD, dan SMP baik swasta dan Negeri dan pegiat pendidikan.
Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) pada Sekretariat Daerah Kota Depok, Diah Sadiah menghadiri Seminar Nasional bertajuk “How to Be a Great Teacher” Sekaligus membuka dimulainya seminar.
Dihadiri pula Ketua Katar Kota Depok H. Irwan Nurwanto, Kabid Pembinaan SMP pada Dinas Pendidikan Kota Depok Muhammad Yusup, M.Pd, yang memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) pada Sekretariat Daerah Kota Depok, Diah Sadiah usai membuka seminar menyampaikan, apresiasinya atas terselenggaranya seminar yang dinilai sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kota Depok.

Ia menegaskan bahwa peran guru sangat penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Guru bukan hanya mengajarkan pelajaran di kelas, tetapi juga menanamkan nilai, semangat, dan inspirasi kepada murid-muridnya. Dari guru yang menginspirasi inilah akan lahir generasi yang percaya diri dan berkarakter,” ujar Diah.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas serta semangat para pendidik agar tidak hanya berfokus pada penyampaian materi pembelajaran, tetapi juga mampu menjadi inspirasi dan teladan bagi peserta didik.
Sementara itu Koordinator penyelenggara Sakha dzakwan athaya.S,M, mengatakan, kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas dan motivasi bagi para pendidik untuk menghadapi tantangan pendidikan di era modern.
Seminar menekankan bahwa seorang guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga mampu menjadi sosok inspiratif yang membentuk karakter, pola pikir, dan masa depan generasi bangsa.
Sakha dzakwan athaya, yang akrab disapa Dika ini menyampaikan bahwa seminar ini diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi dalam mendorong lahirnya guru-guru yang tidak hanya kompeten dalam mengajar, tetapi juga mampu menjadi teladan dan sumber inspirasi bagi peserta didiknya.
“Iya Kita menyajikan materi utama seminar disampaikan oleh Syafii Efendi, seorang International Certified Coach yang dikenal sebagai salah satu motivator muda terkemuka di Indonesia,” ucap Dika, di Aula Baleka lantai 10 komplek Balaikota Depok, Rabu (19/8/2026).
“Selain itu, ia juga menjabat sebagai Presiden Organization Islamic Youth Indonesia, Ketua Umum DPP WIMNUS, serta pemilik 14 kampus yang tersebar di berbagai daerah,” tambah Dika.

“Pengajar belum tentu mengajar, tetapi guru yang hebat adalah mereka yang mampu menginspirasi,” ungkapnya di hadapan ratusan peserta yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Kembali Dika, juga mengajak para pendidik untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat karakter, mengembangkan kepemimpinan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi.
Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui pembentukan generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.

Sepanjang kegiatan berlangsung, peserta tampak aktif mengikuti sesi motivasi, diskusi, dan refleksi pendidikan yang disampaikan narasumber yaitu Kepala Dinas Pendidikan Depok Wahid Suryono, dan Ketua karang taruna Depok : H.irwan nurwanto.
Semangat yang dibangun dalam seminar ini diharapkan mampu menjadi energi positif bagi para pendidik untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan.
Melalui kegiatan Seminar Nasional How To Be A Great Teacher, para peserta diharapkan semakin menyadari bahwa tugas guru bukan sekadar mentransfer ilmu pengetahuan, melainkan juga membangun mimpi, karakter, dan masa depan generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045. (**).













