Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

KKN Unesa Magetan Hadir di Desa Sidokare, Dorong Inovasi Pendidikan dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

KKN Unesa Magetan Hadir di Desa Sidokare, Dorong Inovasi Pendidikan dan Penguatan Ekonomi Masyarakat
KKN Unesa Magetan Hadir di Desa Sidokare, Dorong Inovasi Pendidikan dan Penguatan Ekonomi Masyarakat
banner 120x600

Nganjuk || Radarpost.id

Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Magetan di Desa Sidokare, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan pengabdian sementara, tetapi mampu memberikan pengalaman, gagasan, serta inovasi baru bagi kemajuan desa.

Selama menjalankan kegiatan KKN, para mahasiswa akan terlibat dalam berbagai aktivitas masyarakat. Salah satunya membantu kegiatan pendidikan di sejumlah lembaga, mulai dari PAUD, TK, RA, SD hingga madrasah yang berada di wilayah Desa Sidokare.

Keterlibatan mahasiswa di bidang pendidikan diharapkan dapat memberikan suasana dan metode pembelajaran baru sekaligus menjadi ruang bertukar pengalaman antara mahasiswa, tenaga pendidik dan masyarakat.

Selain pendidikan, mahasiswa KKN juga ikut mengenal serta terlibat dalam kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dari kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat melihat secara langsung potensi ekonomi yang dimiliki Desa Sidokare dan mencari kemungkinan pengembangan usaha yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Tidak hanya berkutat pada kegiatan akademik dan ekonomi, mahasiswa juga berbaur dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga, seperti sepak bola dan bola voli. Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan warga Desa Sidokare.

Menariknya, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman langsung di sektor pertanian. Mereka diajak mengenal proses pertanian bawang merah, mulai dari proses tanam hingga panen. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa mengenai kehidupan dan potensi pertanian yang menjadi bagian penting dari aktivitas masyarakat desa.

Berbagai kegiatan lain yang sifatnya insidental juga akan dilakukan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masyarakat selama pelaksanaan KKN.

Kepala Desa Sidokare, Imam Mashuri, berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya melalui ide-ide segar dan inovasi yang dapat diterapkan di desa.

“Harapan kami dari adik-adik KKN ini ada ide-ide baru, ada inovasi baru. Terutama bagaimana meningkatkan sekolah-sekolah yang ada di desa, kemudian bagaimana meningkatkan perekonomian desa, sehingga Desa Sidokare ke depan bisa lebih maju dan lebih baik dari kondisi sekarang,” ujar Imam Mashuri.

Menurutnya, kemajuan desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan kekuatan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap KKN ini tidak hanya sekadar menjalankan program, tetapi juga bisa memberikan pemikiran dan terobosan yang nantinya dapat diteruskan oleh pemerintah desa dan masyarakat. Yang paling penting adalah bagaimana SDM masyarakat semakin baik dan ekonomi desa semakin berkembang,” lanjutnya.

Kehadiran mahasiswa KKN di Desa Sidokare pun menjadi momentum untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan realitas kehidupan masyarakat. Dari pendidikan, pertanian, olahraga hingga pengembangan BUMDes, mahasiswa diharapkan mampu belajar sekaligus memberikan kontribusi sesuai kemampuan mereka.

Dengan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, lembaga pendidikan dan mahasiswa, KKN Unesa Magetan di Desa Sidokare diharapkan meninggalkan gagasan yang dapat dilanjutkan, bukan hanya kegiatan yang selesai ketika masa KKN berakhir.