Jakarta|| Radarpost.id
Penyanyi bungareyza menghadirkan warna baru dalam perjalanan musiknya lewat persona anyar bernama Mingse. Melalui proyek ini, ia resmi merilis single bergenre hipdut berjudul Astaga Bercanda yang digarap bersama musisi asal Bengkulu, Akbar Chalay.
Lagu yang mulai tersedia di berbagai platform musik digital sejak 8 Mei 2026 itu menjadi langkah baru bagi bungareyza dalam mengeksplorasi genre musik yang berbeda dari karakter pop folk yang selama ini melekat pada dirinya.
Mengusung irama hipdut yang enerjik dan mudah dinikmati, “Astaga Bercanda” hadir dengan cerita percintaan yang ringan namun dekat dengan kehidupan banyak orang. Lagu ini mengisahkan dua insan yang saling menyukai, tetapi hubungan mereka terhalang keadaan karena salah satunya telah memiliki pasangan.
“Daripada menjadi yang kedua, lebih baik menunggu untuk jadi yang pertama,” ujar Mingse mengenai makna lagu tersebut.
Keputusan bungareyza menggunakan nama baru ‘Mingse’ bukan sekadar strategi artistik, tetapi juga bentuk pemisahan identitas musikal. Jika bungareyza dikenal lewat karya-karya pop folk yang emosional dan reflektif, maka Mingse hadir dengan karakter yang lebih santai, jenaka, dan penuh energi khas musik dangdut modern.
Menurutnya, kecintaannya pada dangdut sebenarnya sudah tumbuh sejak kecil karena pengaruh sang ibu. Hal itu membuat dirinya merasa lebih lepas saat membawakan lagu bergenre hipdut.
“Aku memang suka mencoba hal baru. Musik dangdut juga sudah dikenalkan Mama sejak kecil, jadi waktu ditawari membawakan genre hipdut aku langsung tertarik,” kata Mingse.
Single “Astaga Bercanda” sendiri diciptakan oleh Giant Prayash Trinanda, Nabil Adesya Putra, Aji Suherri, dan Happy Andromeda. Sementara proses produksinya disebut berjalan cukup cepat karena Mingse merasa genre ini sangat dekat dengan karakternya.
“Jujur malah terasa lebih mudah. Mungkin karena jiwaku memang sudah biduan banget,” ucapnya sambil tertawa.
Tak hanya dari sisi musik, transformasi menjadi Mingse juga terlihat dari penampilan hingga cara berinteraksi di atas panggung. Persona ini dirancang lebih ekspresif dan menghibur, berbeda dari citra bungareyza yang identik dengan nuansa sendu dan puitis.
Meski kini memiliki dua identitas musikal, Mingse memastikan dirinya tidak meninggalkan proyek bungareyza. Keduanya akan tetap berjalan bersamaan dengan jalur musik masing-masing.
“Tidak ada kata kembali karena aku tidak pernah meninggalkan bungareyza. Mingse dan Bunga akan tetap berjalan dengan proyek masing-masing,” jelasnya.
Dengan perilisan “Astaga Bercanda”, Mingse berharap lagunya bisa menjadi hiburan ringan yang membawa energi positif bagi pendengar, terutama lewat musik yang mengajak bergoyang dan lirik yang mudah dinikmati berbagai kalangan.













