Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Police Goes To School, Kapolsek Cikalongwetan Tanamkan Karakter, Disiplin, dan Kesadaran Hukum kepada Siswa SMP Karya Pembangunan Maswati

banner 120x600

Radarpost.id | Bandung Barat – Dalam rangka membangun karakter generasi muda sekaligus meningkatkan kesadaran hukum sejak usia dini, Polsek Cikalongwetan Polres Cimahi melaksanakan kegiatan Police Goes To School di SMP Karya Pembangunan Maswati, Jalan Perkebunan Maswati RT 02 RW 07, Desa Kanangasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M. didampingi Kanit Propam Aiptu Rudi Yulianto serta Bhabinkamtibmas Desa Kanangasari Aipda Ape Rohmat. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik SMP Karya Pembangunan Maswati.

Acara diawali dengan pembukaan, doa bersama, sambutan Kepala Sekolah, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kapolsek Cikalongwetan yang mengangkat tema pembinaan karakter, kedisiplinan, pencegahan kenakalan remaja, bahaya penyalahgunaan narkoba, pencegahan perundungan (bullying), hingga etika bermedia sosial.

Dalam penyampaiannya, AKP Deden Indrajaya menegaskan bahwa pembentukan karakter merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas dan taat hukum. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh sikap, integritas, disiplin, dan rasa tanggung jawab.

“Sebagai pelajar, kalian adalah generasi penerus bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Oleh karena itu, tanamkan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, sopan santun, serta rasa hormat kepada orang tua dan guru. Disiplin bukan hanya mematuhi tata tertib sekolah, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam menghargai waktu, aturan, dan hak orang lain,” ujar AKP Deden Indrajaya.

Kapolsek juga mengingatkan para siswa agar menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja seperti tawuran, balap liar, vandalisme, maupun tindakan lain yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat. Ia menjelaskan bahwa setiap perbuatan memiliki konsekuensi hukum sehingga para pelajar harus mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif.

“Jangan mudah terpengaruh ajakan teman untuk melakukan hal-hal yang melanggar aturan. Pilihlah lingkungan pergaulan yang baik, aktif dalam kegiatan positif, dan jangan ragu untuk berbicara kepada guru, orang tua, maupun anggota kepolisian apabila menghadapi suatu permasalahan,” pesannya.

Selain itu, AKP Deden Indrajaya memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak kesehatan, menghancurkan masa depan, bahkan berujung pada proses hukum. Ia mengajak seluruh siswa untuk memiliki keberanian menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika dan menjauhi lingkungan yang berisiko.

“Narkoba tidak pernah memberikan manfaat. Sekali mencoba, dampaknya bisa menghancurkan cita-cita, kesehatan, bahkan kehidupan keluarga. Katakan tidak terhadap narkoba dan isi waktu kalian dengan kegiatan yang bermanfaat, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman melalui pencegahan bullying. Menurutnya, tindakan perundungan, baik secara fisik, verbal, psikologis, maupun melalui media sosial, dapat meninggalkan dampak yang sangat besar bagi korban.

“Jadilah pelajar yang saling menghargai, saling membantu, dan tidak melakukan perundungan dalam bentuk apa pun. Apabila melihat atau mengalami bullying, segera laporkan kepada guru atau orang tua agar dapat ditangani dengan baik. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi semua siswa,” ungkapnya.

Tak kalah penting, AKP Deden Indrajaya mengingatkan para siswa agar bijak menggunakan media sosial. Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan menyebarkan informasi yang positif, bukan menjadi media penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun konten yang melanggar hukum.

“Jejak digital tidak akan hilang. Karena itu berpikirlah sebelum mengunggah sesuatu di media sosial. Gunakan teknologi untuk belajar, berkarya, dan menyebarkan hal-hal yang bermanfaat sehingga dapat menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Melalui kegiatan Police Goes To School ini, Polsek Cikalongwetan berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara kepolisian dengan dunia pendidikan dalam membina generasi muda yang berkarakter, disiplin, berwawasan hukum, serta mampu menjadi pelopor keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung situasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, serta memberikan respons positif terhadap materi yang disampaikan. Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada Polsek Cikalongwetan atas kepedulian dan komitmennya dalam memberikan pembinaan kepada para peserta didik sebagai upaya membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, disiplin, serta taat hukum.***