Jakarta|| Radarpost.id
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan tanggal peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai sebenarnya sudah ditentukan. Namun, Pemprov DKI Jakarta belum mengumumkan tanggal tersebut kepada publik.
Pramono mengatakan peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai nantinya akan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, ia memilih menunggu hingga waktu peresmian benar-benar siap sebelum menyampaikan tanggalnya secara resmi.
“Memang sudah ada komunikasi, tetapi saya tidak mau mengumumkan dulu sampai dengan hari H yang betul-betul akan diresmikan oleh Bapak Presiden (Prabowo Subianto),” kata Pramono saat ditemui di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026).
Menurut Pramono, kehadiran LRT Kelapa Gading-Manggarai akan menjadi salah satu tonggak penting dalam perkembangan transportasi publik di Ibu Kota.
Ia berharap operasional jalur LRT baru tersebut dapat memberikan alternatif perjalanan bagi warga Jakarta sekaligus membantu mengurangi kemacetan.
LRT Kelapa Gading-Manggarai Angkut hingga 80 Ribu Penumpang
Pramono memperkirakan LRT Kelapa Gading-Manggarai nantinya mampu melayani sekitar 70.000 hingga 80.000 penumpang setiap hari.
Dengan kapasitas tersebut, keberadaan LRT diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi publik untuk mobilitas sehari-hari.
“Saya sungguh berharap bahwa peresmian ini akan membuat yang saya sebut dengan milestone baru transportasi di Jakarta,” ujar Pramono.
Selain jumlah penumpang, Pemprov DKI juga menyiapkan waktu operasional yang cukup panjang. LRT Kelapa Gading-Manggarai direncanakan beroperasi selama 19 jam setiap hari.
Layanan tersebut akan dimulai pukul 05.00 WIB hingga 24.00 WIB.
“Dan dimulai dari jam 05.00 pagi sampai dengan jam 24.00 malam sesuai dengan jadwal KRL,” kata Pramono.
Kawasan di Bawah Jalur LRT Mulai Ditata
Tak hanya menyiapkan operasional LRT, Pemprov DKI Jakarta juga mulai melakukan penataan kawasan yang berada di bawah jalur LRT.
Pramono mengatakan kawasan tersebut mulai dibersihkan agar keberadaan jalur transportasi publik baru dapat memberikan dampak yang lebih baik terhadap lingkungan sekitarnya.
“Dan sekarang ini yang di bawah sudah mulai kita bersihkan,” tuturnya.
Penataan kawasan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI dalam mendukung keberadaan LRT sebagai salah satu moda transportasi publik yang terintegrasi di Jakarta.
Tarif Uji Coba LRT Kelapa Gading-Manggarai
Sembari menunggu peresmian, Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan tarif khusus untuk masyarakat selama masa uji coba LRT Kelapa Gading-Manggarai.
Pramono menyebut tarif pada masa uji coba ditetapkan sebesar Rp8 per penumpang.
Adapun tarif tersebut hanya berlaku selama masa uji coba. Setelah LRT resmi beroperasi, pemerintah akan memberlakukan tarif normal sesuai kebijakan yang telah disiapkan.
Dengan beroperasinya LRT Kelapa Gading-Manggarai, Pemprov DKI berharap masyarakat memiliki semakin banyak pilihan transportasi publik untuk bepergian di Jakarta.
Kehadiran jalur ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dan pada akhirnya membantu menekan beban kemacetan di sejumlah ruas jalan Ibu Kota.












