Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Pradi Supriatna: Hujan Rintik-Rintik tak Surutkan Jamaah Hadiri Ngaji Bareng Gus Iqdam

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Kota Depok diguyur hujan lebat disertai angin kencang. Hujan mulai mereda saat Ashar. Namun, hujan rintik-rintik masih turun membawahi sebagian wilayah Kota Depok, termasuk lokasi acara Ngaji Bareng Gus Iqdam di Balaikota Depok.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna, menghadiri acara Pengajian Akbar KH Agus Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam.

Dalam pantauan radarpost.id Kota Depok, sejumlah titik halaman Balaikota sejak bakda Jumat (24/10/2025), tampak digenangi air sisa hujan. Namun demikian, semua itu tak surutkan niat jamaah untuk Ngaji Bareng yang digelar GP Ansor Kota Depok itu.

Ribuan jamaah tampak menghadiri dan merapat ke dekat panggung acara. Mereka tampak ingin lebih dekat dengan Gus Iqdam. Sekira pukul 19.50 WIB, tamu VVIP mulai merapat ke panggung utama.

“Kita simak tadi tausiyah yang disampaikan Gus Iqdam sangat membawa pesan kuat soal rasa syukur. Jadi gimana kita mensyukuri capaian Kota Depok hingga di usia saat ini dan menambah rasa syukur itu dengan amalan-amalan sesuai dengan kontribusi kita,” ungkap Pradi, saat memberikan kesan di momen Pengajian Akbar Gus Iqdam, di Balaikota Depok.

Pradi Supriatna mengaku bersyukur atas terlaksananya pengajian akbar tersebut lantaran membawa atmosfer dan animo luar biasa dalam rangka meningkatkan kecintaan untuk mengaji bersama.

Terlebih lagi, sambung legislator Gerindra tersebut, momen ini dapat semakin mempererat rasa kebersamaan, membawa spirit positif bagi Kota Depok dalam rangkaian Hari Santri Nasional.

“Semarak tapi penuh dengan khidmat. Menghibur tapi tetap menyentuh hati,” ucap pradi.

Tokoh publik asal Kota Depok itu mengatakan bahwa ceramah Pendakwah Muda Gus Iqdam tersebut sarat akan nasehat-nasehat penting salah satunya adalah tentang esensi menambah rasa syukur seorang hamba. Lantunan dzikir dan sholawat makin membawa suasana adem dan khusyuk.

Maka dari itu, tambah dia, sebagai apapun posisi seseorang di masyarakat dalam menjalankan perannya tersebut diharapkan dapat semakin menambah nikmat dan kebaikan-kebaikan yang diberikan Sang Pencipta bagi Kota Depok.

“Semoga melalui pengajian akbar ini semakin membawa kebaikan, keberkahan, kemajuan, kesejahteraan untuk warga Kota Depok dan untuk capaian-capaian Kota Depok selanjutnya, kedepannya,” tuturnya.

“Ya, saya minta Pak Walikota dan Wakil Walikota, bisa melaksanakan lagi kegiatan seperti ini, di tempat ini (Depok Open Space),” ujar Pradi Supriatna.

Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan berbasis agama yang menurutnya sangat penting untuk mengajarkan perilaku dan akhlak.

“Pendidikan itu bukan hanya pendidikan yang sifatnya umum saja. Tetapi pendidikan berbasis agama itu juga sangat penting,” tegasnya.

Dalam ceramah Gus Iqdam, Pradi Supriatna menangkap tiga pesan penting yang sangat diapresiasinya, yakni cinta tanah air, kerukunan yang mutlak, dan ketertiban.

“Kalo tadi beliau mengedepankan cinta tanah air. Bahkan ada seseorang sempat diminta membacakan pancasila dan diikuti bersama-sama. Yang kedua, bahwa kerukunan itu mutlak. Yang ketiga saya melihat, itu ketertiban,” terangnya.

Pradi juga mengidamkan rasa guyub dan kebersamaan di Kota Depok, sebagai inti dari dakwah yang disampaikan.

“Intinya adalah rasa guyub dan kebersamaan itu yang sangat kita idamkan buat Kota Depok,” tutupnya.

Tampak Walikota Depok Dr. Supian Suri, Anggota DPRD Jawa Barat Pradi Supriyatna (Gerindra), Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharuddin, Rais Syuriah PCNU Kota Depok KH. Damanhuri, Ketua PCNU Kota Depok KH. Achmad Solechan, Ketua Umum MUI Kota Depok, KH. A. Syihabuddin Ahmad, mantan Ketua Umum MUI Depok, KH. A. Dimyati Badruzzaman, juga perwakilan unsur Forkopimda, anggota DPR RI Sujatmiko (PKB), DPD Forkabi Depok, serta jajaran pengurus NU, MUI, Ansor.

Tampak sebagian jamaah dari Muslimat NU, Fatayat, IPNU-IPPNU, Banser, serta perwakilan sejumlah lembaga dan Banom NU di Kota Depok.

Acara dimulai pukul 19.50 WIB dan hingga ini diturunkan, masih berlangsung. Ketua LTN NU Kota Depok, Handy Fernandy hilir mudik memantau situasi. (**).