Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Rapat Perdana, Kalapas Cipinang Syarpani Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Narkoba dan Pungli

banner 120x600

Jakarta // Radarpost.id

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang yang baru, Dr. Syarpani, langsung tancap gas usai resmi mengemban amanah jabatan dengan menggelar rapat perdana bersama seluruh pejabat struktural di Ruang PRIMA Lapas Cipinang, Senin (8/6/2026).

Rapat tersebut menjadi langkah awal konsolidasi internal setelah pelaksanaan penandatanganan memori serah terima jabatan yang disaksikan jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Khusus Jakarta.

Dalam pertemuan, Syarpani menegaskan komitmen kuat untuk mewujudkan Lapas Cipinang yang bersih dari handphone ilegal, pungutan liar (pungli), dan narkoba melalui implementasi program Zero HALINAR.

Menurutnya, seluruh jajaran harus memiliki komitmen yang sama dalam menjaga integritas serta mencegah segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak citra institusi pemasyarakatan.

“Zero HALINAR adalah harga mati. Tidak boleh ada ruang bagi handphone ilegal, pungli, narkoba maupun segala bentuk penyimpangan di Lapas Cipinang. Komitmen ini harus dipahami dan dijalankan oleh seluruh jajaran,” tegas Syarpani.

Selain menyoroti pemberantasan pelanggaran, Syarpani juga meminta seluruh petugas memberikan pelayanan maksimal kepada warga binaan, khususnya dalam pemenuhan hak-hak mereka sesuai ketentuan yang berlaku.

Hak tersebut meliputi Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), Cuti Menjelang Bebas (CMB), Cuti Mengunjungi Keluarga (CMK), hingga layanan administrasi pemasyarakatan lainnya.

Ia menekankan bahwa seluruh proses pelayanan harus dilakukan secara profesional, transparan, cepat, dan bebas dari praktik pungutan maupun transaksi ilegal.

“Pemenuhan hak warga binaan harus diberikan secara profesional. Jangan pernah ada pungutan atau transaksi dalam pelayanan. Selama memenuhi syarat sesuai aturan, berikan pelayanan terbaik dengan cepat, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Syarpani menilai keberhasilan sebuah lembaga pemasyarakatan tidak hanya ditentukan oleh sistem dan regulasi, tetapi juga oleh integritas serta dedikasi seluruh pegawai dalam menjalankan tugas.

Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat pengawasan, meningkatkan disiplin kerja, dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Bagian Tata Usaha Lapas Cipinang, Lis Susanti, menyatakan seluruh pegawai siap mendukung kepemimpinan Kalapas baru dalam memperkuat budaya kerja yang profesional dan berintegritas.

Menurut Lis, pergantian kepemimpinan menjadi momentum penting untuk meningkatkan sinergi antarbidang sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan.

“Arahan Bapak Kalapas menjadi penguatan bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga kinerja yang sudah berjalan baik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan. Integritas, kekompakan, dan tanggung jawab bersama menjadi kunci dalam mewujudkan Lapas Cipinang yang semakin baik,” kata Lis.

Melalui penguatan komitmen tersebut, Lapas Cipinang terus berupaya menghadirkan sistem pemasyarakatan yang aman, bersih, transparan, dan akuntabel.

Semangat Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan PRIMA menjadi landasan dalam membangun budaya kerja profesional serta memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan dan masyarakat.