Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Renja Setda Fokus pada Pembangunan Trilogi Transformasi Tata Kelola Digital

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Forum Rencana Kerja (Renja) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok fokus pada isu rencana kerja strategis, menjadi prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 mendatang.

Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Nina Suzana membuka secara langsung kegiatan Forum Rencana Kerja (Renja) Sekretariat Daerah Kota Depok Tahun 2025 untuk Perencanaan Tahun 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Depok Maju, melalui pembangunan Trilogi Fondasi Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Digital,” ucap Nina ketika ditemui diruang Edelweis lantai 5, Gedung Balaikota Depok, Senin (10/03/2025).

Nina menuturkan, melalui Forum Renja tersebut peran Sekretariat Daerah (Setda) diharapkan mampu mengharmonisasi pembangunan di Kota Depok.m

“Ini bukan suatu kegiatan formalitas tetapi ini menjadi keharusan berkumpulnya kita untuk melihat serta merencanakan sejauh mana peran dan fungsi Sekretariat Daerah sebagai pihak yang punya tanggung jawab mengharmonisasi pembangunan di Kota Depok,” tutur Nina.

“Jadi analoginya Setda bisa dibilang sebagai dirigen yang mengatur irama dari semua Perangkat Daerah (PD), mengendalikan semua perencanaan pembangunan termasuk juga memperpanjang program-program yang dikendalikan,” lanjutnya.

Nina mengatakan, Sekretariat Daerah memiliki peran dalam mengatur, mengendalikan dan mempertajam program, akan tetapi, dari sisi kewenangan menjadi kewenangan Walikota.

Dari sisi tanggung jawab menjadi kewenangan para OPD, Kepala Bagian (Kabag), para Asisten dan Staf Ahli dimana memiliki tanggung jawab penuh terhadap koordinator Perangkat Daerah.

“Kami berharap perencanaan pembangunan 2025 harus dipertajam sejauh mana support yang bisa kita berikan serta kendali kepada perangkat Daerah, kita punya tanggung jawab secara teknis untuk menjawab harapan masyarakat,” tandasnya

Program penyusunan Renstra Sekretariat Daerah, kemudian digitalisasi pengadaan barang dan jasa.
“Digitalisasi proses pengajuan produk hukum, pengembangan e-Sakip Kota Depok,” tuturnya.

Kemudian pengadaan lift di lingkungan Balaikota Depok, pengadaan kendaraan dinas, pemeliharaan gedung dan kawasan lain seperti gedung. (**).