||JAKARTA || RADARPOST.ID || Peluncuran album Sketsa Jalanan karya Anto Baret menjadi ajang pertemuan istimewa lintas generasi. Tak hanya dihadiri oleh para musisi jalanan dan seniman independen, acara ini juga diramaikan oleh kehadiran tokoh ikonik sinetron Indonesia, Si Doel Anak Sekolahan, yang turut menyuarakan dukungan terhadap semangat dan karya para seniman jalanan.
Artis pemeran Si Doel hadir dengan penuh kehangatan, mengenang masa-masa awal berkumpul bersama komunitas jalanan di Bulungan sejak tahun 90-an. “Dulu di sini, saya sering berguru, berdiskusi, dan berkembang bareng teman-teman. Banyak yang sekarang udah punya pencapaian luar biasa,” ujarnya dengan nada penuh rasa hormat dan nostalgia. “Yang penting kan udah jalan, udah berproses. Nggak apa-apa, yang penting tetap semangat dan terus berkarya.”

Salah satu momen paling menyentuh dalam acara ini adalah ketika Cornelia Agatha, lawan main Si Doel di sinetron legendaris itu, naik ke panggung sebagai pembaca puisi. Cornelia membacakan puisi bertema Sketsa Jalanan, yang menggambarkan harapan dan perjuangan anak-anak jalanan serta kehidupan kaum marjinal di kota besar.
“Kita ingin memberikan pengakuan terhadap mereka, supaya tetap berkarya dan tidak dipinggirkan,” ujar Cornelia. “Semoga dari harmoni musik ini, lahir juga harmoni dalam kehidupan—semakin peduli, semakin rukun.”

Acara peluncuran album Sketsa Jalanan ini menjadi simbol kolaborasi lintas latar belakang—antara musisi jalanan, seniman independen, dan tokoh publik—yang bersatu dalam semangat berkesenian dan menyuarakan kehidupan rakyat kecil.
Dengan iringan puisi, musik, dan silaturahmi, Sketsa Jalanan bukan hanya album, tapi pernyataan budaya: bahwa dari jalanan pun, karya besar bisa lahir dan menyentuh nurani.













