Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Transformasi Shindy Samuel Lewat Body Contouring, Angkat Isu Self-Love dan Normalisasi Pasca-Bariatrik

Figur publik sekaligus pengusaha kecantikan Shindy Samuel kembali menjadi sorotan setelah mengumumkan fase lanjutan transformasi dirinya melalui rangkaian prosedur body contouring.( Dok Instagram pribadi)
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Figur publik sekaligus pengusaha kecantikan Shindy Samuel kembali menjadi sorotan setelah mengumumkan fase lanjutan transformasi dirinya melalui rangkaian prosedur body contouring. Langkah ini disebut sebagai bagian dari perjalanan panjang pemulihan kepercayaan diri pasca penurunan berat badan drastis.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, (8/4), Shindy menyampaikan bahwa keputusan menjalani tindakan seperti tummy tuck, breast lift, thigh lift, brachioplasty, hingga breast implant bukan semata-mata demi estetika, melainkan bentuk penghargaan terhadap tubuhnya setelah melalui proses bariatrik.

“Transformasi bukan tentang menghapus masa lalu, tetapi tentang keberanian membentuk masa depan yang lebih ringan dan percaya diri,” ujar Shindy.

Ia menjalani prosedur tersebut melalui kolaborasi selama 15 bulan bersama Skizzle Klinik, yang melibatkan tim ahli estetika dan bedah plastik. Proses ini bertujuan untuk merekonstruksi kontur tubuh yang mengalami perubahan signifikan setelah penurunan berat badan.

Pihak Skizzle Klinik menyatakan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada hasil visual, tetapi juga mempertimbangkan aspek kesehatan dan keselamatan pasien. Klinik tersebut menurunkan tim multidisiplin guna memastikan setiap prosedur berjalan sesuai standar medis.

Direktur Utama Skizzle Klinik, Penny Lisdaryanti, menyebut bahwa meningkatnya minat terhadap body contouring, khususnya pada pasien pasca-bariatrik, perlu diimbangi dengan edukasi yang tepat kepada masyarakat.

“Masih banyak stigma terhadap prosedur ini. Padahal dalam banyak kasus, tindakan ini justru menjadi bagian dari pemulihan fisik dan mental pasien,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Shindy bersama Skizzle Klinik juga meluncurkan kampanye digital bertajuk #HormatiTubuhmu. Gerakan ini mengajak perempuan untuk lebih menerima kondisi tubuhnya dan tidak merasa bersalah dalam mengambil keputusan terkait kesehatan maupun penampilan.

Pengamat kesehatan estetika menilai tren body contouring pasca-bariatrik memang meningkat dalam beberapa tahun terakhir, seiring bertambahnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kualitas hidup. Namun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk mempertimbangkan risiko, berkonsultasi dengan tenaga medis profesional, serta tidak terjebak pada standar kecantikan semata.

Dengan langkah terbarunya ini, Shindy tidak hanya membagikan kisah personal, tetapi juga membuka ruang diskusi yang lebih luas tentang self-love, kesehatan mental, dan pilihan individu dalam merawat tubuh.