Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Wakil Walikota Depok Buka Rakerda ke-10 Dekopinda, Sinergitas Jaringan Usaha Koperasi Sebagai Modal Bisnis Depok Maju

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Depok menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-10 Tahun 2025, di aula kantor BJB Cabang Depok Lantai dua jln Margonda Raya, Kota Depok, Selasa (22/07/2025).

Acara yang dibuka langsung oleh Wakil Walikota Depok Chandra Hermansyah, mengusung tema ’Sinergitas Jaringan Usaha Koperasi sebagai Modal Bisnis untuk Depok Maju’.
Adapun agenda Rakerda ke-10 Dekopinda Kota Depok meliputi:
1. Laporan Pertanggungjawaban Tahun 2024.
2. Pembahasan Program Kerja Tahun 2025.
3. Diskusi Jaringan Usaha Koperasi (JUK) bersama enam narasumber untuk penguatan bisnis koperasi ke depan.

Selain itu juga hadir Ketua Dekopinda Kota Depok Teguh Prajitno, Sekretaris Pengawas Dekopin Pusat Toto Iskandar, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok Mohammad Thamrin beserta tamu undangan lainnya, juga puluhan pengurus dan anggota Dekopinda Kota Depok dan para Ketua Koperasi Merah Putih.

Pada kesempatan itu Wakil Walikota Depok Chandra Hermansyah menyampaikan harapannya agar Dekopinda Kota Depok bisa lebih maju dan dapat berkembang dengan baik di tahun 2025.

”Dekopinda harapkan bisa lebih membantu Pemerintah dalam memajukan perekonomian masyarakat,” ujarnya kepada awak media di sela-sela acara.

Orang nomor dua di jajaran birokrasi itu juga berpesan kepada masyarakat, khususnya warga Kota Depok untuk maju bersama dan membesarkan koperasi guna meningkatkan perekonomian.

”Masyarakat juga dipersilahkan untuk membesarkan koperasi, karena koperasi ini adalah ’Soko Guru’ perekonomian Indonesia,” ucapnya.

Chandra juga memberikan pesan dan harapan kepada Dekopinda agar 63 Kelurahan Koperasi Merah Putih (KMP) di Kota Depok dapat bergabung menjadi anggota Dekopinda.

“Dekopinda ini adalah induk dari gerakan koperasi di Kota Depok. Jadi, semua koperasi sebaiknya masuk dalam wadah Dekopinda agar terlihat bersatu dan solid,” ujar Chandra.

Menurutnya, meskipun KKMP merupakan wadah baru, keberadaannya tetap harus terhubung dan bersinergi dengan Dekopinda agar pembinaan koperasi di Depok berjalan optimal.

“Semua koperasi di Kota Depok diharapkan dapat saling melengkapi. Jika ada koperasi yang sudah maju, bisa berbagi pengalaman dan praktik terbaiknya,” ujarnya.
“KKMP ini baru lahir, butuh perhatian khusus, namun bukan berarti koperasi lainnya diabaikan. Semua akan tetap mendapatkan pembinaan yang seimbang,” tutur Chandra. (**).