Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Waspada Penumpukan Kendaraan, Kemenhub Imbau Pemudik Atur Jadwal Balik

Waspada Penumpukan Kendaraan, Kemenhub Imbau Pemudik Atur Jadwal Balik
Waspada Penumpukan Kendaraan, Kemenhub Imbau Pemudik Atur Jadwal Balik
banner 120x600

Jakarta || Radarpost.id

Lonjakan arus balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk diprediksi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan pun mengingatkan masyarakat agar cermat mengatur waktu perjalanan guna menghindari penumpukan.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, mengatakan potensi kepadatan meningkat seiring adanya tradisi Lebaran Ketupat yang dirayakan sebagian masyarakat sepekan setelah Idulfitri. Kondisi ini membuat arus balik tidak hanya terjadi dalam satu gelombang, melainkan berlapis.

“Lonjakan penumpang dan kendaraan berpotensi terjadi secara bersamaan, khususnya dari wilayah Tapal Kuda Jawa Timur dan Madura menuju Bali maupun sebaliknya,” ujar Masyhud, Rabu (25/3).

Ia menegaskan, jika masyarakat tidak mengatur waktu perjalanan dengan baik, antrean panjang di pelabuhan sulit dihindari. Dampaknya, waktu tunggu akan semakin lama dan kenyamanan perjalanan menurun.

Untuk itu, masyarakat diminta menghindari perjalanan pada periode puncak dan memilih waktu alternatif yang lebih lengang. Selain itu, pemudik juga diimbau untuk memanfaatkan pembelian tiket secara online serta memantau informasi resmi terkait kondisi pelabuhan.

Di sisi lain, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, mulai dari optimalisasi operasional hingga penambahan armada penyeberangan di lintasan Jawa–Bali.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan maksimal. Namun kelancaran arus balik juga membutuhkan peran aktif masyarakat,” tegasnya.

Berdasarkan proyeksi PT ASDP Indonesia Ferry, puncak arus balik Lebaran 2026 di lintasan Jawa–Bali diperkirakan terjadi pada 26 hingga 29 Maret 2026. Pada periode tersebut, volume kendaraan dan penumpang dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk diprediksi meningkat signifikan.