Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Yacko Rilis “Unbreakable Me” di Hari Kartini 2026, Angkat Isu Kesehatan Mental Perempuan Lewat Lari

Penyanyi dan rapper perempuan, Yacko, merayakan Hari Kartini 2026 dengan merilis video musik terbaru bertajuk “Unbreakable Me”.( Ist)
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Penyanyi dan rapper perempuan, Yacko, merayakan Hari Kartini 2026 dengan merilis video musik terbaru bertajuk “Unbreakable Me”. Lagu ini menjadi anthem yang mengangkat isu kesehatan mental perempuan, dengan pendekatan unik melalui olahraga lari sebagai bentuk terapi pemulihan diri.

Diproduseri oleh Mardial, “Unbreakable Me” menghadirkan pesan kuat tentang perjuangan perempuan dalam menghadapi tekanan hidup, stigma sosial, hingga trauma masa lalu. Lagu ini menegaskan bahwa proses pulih bukanlah kelemahan, melainkan bentuk perlawanan yang nyata.

Dalam keterangan resminya, Yacko menjelaskan bahwa lagu ini lahir dari refleksi atas beban ganda yang kerap dialami perempuan. Mulai dari tuntutan sosial, stereotipe, hingga budaya patriarki yang masih mengakar, membuat banyak perempuan harus berjuang menghadapi luka batin sendirian.

“Running running that’s my therapy, every mile sets my spirit free,” menjadi salah satu potongan lirik yang menggambarkan bagaimana aktivitas lari bisa menjadi ruang aman untuk memproses emosi, meredakan stres, dan menemukan kembali kekuatan diri.

Lari Jadi Terapi Kesehatan Mental Perempuan

Melalui “Unbreakable Me”, Yacko ingin mendefinisikan ulang olahraga lari bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan bentuk self-healing yang membantu perempuan mengatasi kecemasan, trauma, hingga kehilangan rasa percaya diri.

Pesan ini semakin kuat dengan keterlibatan 18 perempuan pelari dalam video musiknya. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, namun memiliki kesamaan pengalaman: menjadikan lari sebagai “meditasi dalam gerak”.

Salah satu simbol kuat dalam video tersebut adalah aksi melepas plester hijau, yang merepresentasikan keberanian untuk bersuara dan keluar dari bayang-bayang trauma.

“No more silence, no more hiding. We are rising, we are fighting. It’s the Unbreakable Me,” menjadi pernyataan kolektif dalam karya ini.

Dari Lagu ke Aksi Nyata: Kampanye di Sydney Marathon 2026

Tak berhenti di karya musik, Yacko juga membawa misi sosial melalui partisipasinya di Sydney Marathon 2026 yang akan digelar pada 30 Agustus 2026.

Dalam ajang tersebut, ia akan berlari sambil menggalang dana untuk mendukung kesehatan mental perempuan. Dana yang terkumpul akan disalurkan ke Women’s Mental Health Foundation guna mendukung penelitian, edukasi, serta program pemulihan bagi perempuan.

Langkah ini menjadi bukti bahwa “Unbreakable Me” bukan sekadar lagu, melainkan gerakan solidaritas yang nyata.

Pesan Kartini Modern: Perempuan Itu Unbreakable

Terinspirasi dari semangat Kartini, Yacko menekankan bahwa menghargai diri sendiri adalah langkah awal menuju kebahagiaan sejati. Setiap langkah lari, setiap tetes keringat, menjadi simbol perjuangan untuk bangkit dari keterpurukan.

Melalui “Unbreakable Me”, Yacko ingin mengajak perempuan Indonesia untuk berani mengubah luka menjadi kekuatan, serta terus melangkah maju tanpa takut.

Dengan perpaduan musik, olahraga, dan advokasi sosial, karya ini hadir sebagai pengingat bahwa perempuan adalah sosok yang kuat—bahkan ketika mereka merasa paling rapuh sekalipun.