Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Laba Bersih HKA Melonjak 184% di Q1 2026, Lampaui Target RKAP

PT Hakaaston (HKA) mencatatkan kinerja keuangan impresif pada kuartal pertama (Q1) 2026. Hingga Maret 2026.(Istimewa)
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

PT Hakaaston (HKA) mencatatkan kinerja keuangan impresif pada kuartal pertama (Q1) 2026. Hingga Maret 2026, anak usaha konstruksi tersebut berhasil membukukan laba bersih atau Earnings After Tax (EAT) sebesar 184,8% dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).

Tak hanya melampaui target internal, capaian ini juga menunjukkan lonjakan signifikan secara tahunan. Laba bersih HKA tumbuh hingga 139,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY).

Kinerja positif ini ditopang oleh realisasi pendapatan yang mencapai 107,2% dari target. Selain itu, strategi efisiensi yang dijalankan perusahaan turut menjadi faktor utama dalam mendorong peningkatan profitabilitas.

Manajemen HKA menekankan bahwa disiplin dalam pengendalian biaya operasional menjadi kunci utama keberhasilan tersebut. Efisiensi pada pos pengeluaran umum dan administrasi dinilai mampu meningkatkan margin laba secara signifikan di atas proyeksi awal tahun.

“Pertumbuhan pendapatan berjalan selaras dengan pengendalian biaya yang ketat, sehingga operasional perusahaan menjadi lebih produktif dan efisien,” demikian keterangan manajemen.

Dari sisi operasional, indikator EBITDA HKA juga menunjukkan performa kuat. Perusahaan mencatat EBITDA sebesar 116,1% terhadap target RKAP, atau tumbuh 111,4% secara tahunan. Hal ini mencerminkan bisnis inti HKA di sektor operasi dan pemeliharaan jalan tol tetap berjalan optimal dan memberikan kontribusi keuntungan yang solid.

Selain itu, pengelolaan keuangan yang lebih disiplin juga tercermin dari optimalisasi piutang serta peningkatan efisiensi dalam pengelolaan kewajiban kepada mitra kerja. Langkah ini turut memperkuat posisi keuangan perusahaan di awal tahun.

Ke depan, HKA memastikan akan menjaga konsistensi strategi efisiensi guna mempertahankan kinerja positif. Perusahaan menargetkan seluruh rencana bisnis sepanjang 2026 dapat tercapai secara maksimal, sekaligus memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.