Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

KORMI Kota Depok Gelar Sayembara Senam Kebugaran Paricara Dharma, Berjalan Sukses

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) gelar Sayembara Senam Kebugaran Paricara Dharma sembilan tim beregu dan perorangan telah mengikuti lomba.

Kegiatan berlangsung di gedung Baleka lantai di komplek Balaikota Depok berjalan dengan baik dan sukses, dibuka langsung oleh Ketua KORMI Kota Depok.

Ketua KORMI Kota Depok, drg Setiawan Witjaksana kepada wartawan mengatakan, sayembara ini digelar sebagai upaya inovatif memopulerkan gaya hidup sehat, dan menjadikan Kota Depok yang pertama miliki senam paricara darma.

“Gelaran sayembara Senam Kebugaran Paricara Darma, mulia dari 30 Maret pendaftaran sampai 19 April 2026 kita mulai lombanya,” kata Setiawan, usai membuka pada Minggu, (10/04/2026).

Setiawan menambahkan, KORMI terus memperkuat komitmennya untuk memassalkan olahraga, salah satunya dengan menjadikan senam sebagai awal gerakan olahraga bagi masyarakat Kota Depok.

Menurutnua, kegiatan ini bertujuan mengundang partisipasi masyarakat dalam menciptakan koreografi senam baru.

“Kita sudah umumkan, sayembara Senam Kebugaran Paricara Darma ini atas inisiatif Pak Wali Supian Suri, agar kita punya senam khas Depok,” ujarnya.

Senam tersebut nantinya akan menjadi senam khas Depok yang akan dilakukan setiap kali senam oleh instansi pemerintah, sekolah-sekolah, kemudian ke komunitas-komunitas.

“Kali ini kita melakukan Penjurian lomba senam paricara darma, ini merupakan rangkaian lomba ini. Alhamdulillah peserta cukup antusiasme, mengikuti olahraga senam ini,” ucapnya.

Senam ciri khas Depok yang disayembarakan akan mendapatkan hadiah dengan total mencapai Rp 15 juta. Setelah itu prosesnya nanti sampai sekitar ulang tahun Depok Itu, baru masuk penjurian.

Setiawan menuturkan, meski baru pertama ternyata peminat cukup banyak. Panitia terus berkonsolidasi agar sayembara ini benar-benar dilakukan secara profesional sehingga aransemen musiknya cocok sesuai dengan Kota Depok.

“Peserta sayembara berlaku untuk semua umur, bisa beregu maupun perorangan,” tukasnya.

Menurutnya, sebenarnya yang menciptakan adalah perorangan karena namanya pencipta itu satu orang.

“Pencipta gerakan senam itu kan sebenarnya satu orang, nanti pada saat demo boleh dilakukan secara beregu. Sebab, nantinya kalau sudah jadi, senam itu akan dilakukan juga beregu,” katanya.

Ia menekankan, tidak ada target jumlah peserta sayembara, lantaran yang jadi pemenang hanya satu. Dari semua peserta Kormi akan pilih 3 untuk masuk sebagai finalis.

Ketiga finalis nanti itu, akan nilai tim juri yang berjumlah lima orang dan juga akan minta masukkan dari Walikota untuk menentukan bersama dengan Korni, kira-kira yang pantas menjadi juaranya itu siapa.

Setiawan menegaskan, proses-proses penjurian yang menilai secara profesional.

“Jadi dari Depok oleh Depok dan untuk Depok gitu, itu yang penting. Sebab, mungkin banyak ya pencipta senam yang terkenal dari luar Depok, tapi akan jadi kebanggaan tersendiri, jika senam Paricara Dharma ini diciptakan oleh orang Depok,” katanya.

Dengan semangat kolaboratif antara Pemerintah Daerah, KORMI, dan masyarakat, diharapkan gerakan hidup sehat dan aktif terus tumbuh serta memberi dampak positif bagi kualitas hidup masyarakat Kota Depok secara keseluruhan.

“Kami sampaikan apresiasi dan bangga kepada panitia yang telah bekerja keras untuk mewujudkan kegiatan ini berjalan dengan lancar,” tutupnya. (**).