Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Kejagung Geledah Kantor BGN, Karyawan Dilarang Masuk hingga Pimpinan Jadi Sorotan

Penggeledahan dilakukan di ruang pimpinan lantai 2 dan membuat aktivitas perkantoran terganggu.(Istimewa).
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026). Penggeledahan dilakukan di ruang pimpinan lantai 2 dan membuat aktivitas perkantoran terganggu.

Sejumlah karyawan BGN mengaku tidak diperbolehkan masuk ke area kantor selama proses penggeledahan berlangsung. Situasi tersebut langsung menjadi perhatian publik, terlebih setelah pergantian jajaran pimpinan BGN beberapa waktu terakhir.

“Digeledah, lantai 2, banyak orangnya, enggak boleh mendekat,” ujar salah seorang pegawai BGN yang enggan disebutkan namanya, Rabu.

Menurut dia, pegawai juga belum diizinkan naik ke lantai 2 sampai ada pemberitahuan resmi dari pihak terkait.

“Enggak boleh naik, digeledah, karyawan enggak boleh naik sampai ada pemberitaan,” lanjutnya.

Sementara itu, petugas keamanan di lokasi mengatakan tim dari Kejagung sudah berada di kantor BGN sejak dini hari.

“Ada Kejagung di atas, sudah dari jam 2 pagi,” kata petugas keamanan.

Hingga siang hari, awak media masih menunggu keterangan resmi terkait tujuan dan hasil penggeledahan tersebut. Area sekitar kantor BGN juga tampak dijaga aparat TNI dan Polri.

Kejagung Benarkan Penggeledahan

Kejaksaan Agung membenarkan adanya penggeledahan di kantor BGN. Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, M Jeffry, menyebut penggeledahan dilakukan oleh penyidik pidana khusus.

“Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN,” ujar Jeffry.

Namun, Kejagung belum memerinci perkara yang melatarbelakangi penggeledahan tersebut.

Pergantian Pimpinan BGN Jadi Sorotan

Penggeledahan ini terjadi di tengah sorotan terhadap Badan Gizi Nasional setelah Presiden melakukan perombakan pimpinan lembaga tersebut.

Sebelumnya, Kepala BGN Dadan Hindayana dicopot dari jabatannya bersama dua wakil kepala BGN, Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.

Posisi Kepala BGN kini dijabat Nanik S Deyang yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Nanik didampingi dua wakil kepala baru, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Pergantian pimpinan BGN belakangan menjadi perhatian publik menyusul berbagai polemik dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari dugaan jual beli titik dapur hingga kasus keracunan makanan di sejumlah daerah.

Kantor BGN Dijaga Ketat

Pantauan di lokasi menunjukkan akses menuju area tertentu di kantor BGN dibatasi selama penggeledahan berlangsung. Aparat keamanan terlihat berjaga di sekitar gedung untuk mengantisipasi kerumunan.

Belum ada informasi apakah penyidik membawa dokumen maupun barang bukti dari hasil penggeledahan tersebut.

Kejagung juga belum menjelaskan pihak-pihak yang akan dimintai keterangan dalam proses penyidikan lanjutan.