Jakarta // Radarpost.id
Partai Gerakan Rakyat (PGR) resmi menyerahkan dokumen pendaftaran kepada Kementerian Hukum (Kemenkum) Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (23/7/2026), sebagai tahapan awal untuk memperoleh pengesahan badan hukum sekaligus mempersiapkan diri mengikuti Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
Penyerahan dokumen dilakukan di Gedung Kementerian Hukum, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, dan disaksikan ratusan kader serta simpatisan Partai Gerakan Rakyat yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap proses administrasi sekaligus penegasan soliditas organisasi menjelang tahapan politik nasional.
Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, mengatakan diterimanya dokumen pendaftaran merupakan tonggak penting bagi perjalanan partai setelah melalui proses panjang pemenuhan persyaratan administrasi.
“Ini merupakan hari yang sangat penting bagi seluruh keluarga besar Partai Gerakan Rakyat. Tanda terima yang kami peroleh hari ini mungkin hanya selembar kertas, tetapi di balik itu terdapat perjuangan panjang seluruh kader di berbagai daerah yang bekerja tanpa mengenal waktu,” ujar Sahrin dalam sambutannya.
Menurut dia, hingga 22 Juli 2026 seluruh kepengurusan PGR di 38 provinsi telah menyelesaikan dokumen yang dipersyaratkan, termasuk Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum di masing-masing provinsi.
Ia menegaskan, keberhasilan menyerahkan dokumen pendaftaran merupakan hasil kerja kolektif seluruh struktur partai, mulai dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), hingga kader di tingkat desa dan kelurahan.
“Seluruh kader bekerja siang dan malam dengan semangat yang sama agar seluruh persyaratan dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Ini adalah hasil gotong royong seluruh keluarga besar Partai Gerakan Rakyat,” katanya.
Sahrin menegaskan bahwa diterimanya dokumen pendaftaran bukan menjadi akhir perjuangan, melainkan awal dari tahapan berikutnya yang harus dihadapi partai.
Setelah memperoleh pengesahan badan hukum dari Kementerian Hukum, PGR akan mempersiapkan diri menghadapi verifikasi administrasi dan verifikasi faktual sebagai syarat menjadi peserta Pemilu 2029.
“Target kami berikutnya adalah memperoleh pengesahan badan hukum, lolos sebagai peserta Pemilu 2029, kemudian membangun kepercayaan masyarakat agar Partai Gerakan Rakyat dapat menjadi bagian dari solusi bagi bangsa,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Partai Gerakan Rakyat dibangun atas semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Indonesia.
“Partai ini bukan milik satu orang, bukan milik satu keluarga, dan bukan milik satu kelompok tertentu. Partai Gerakan Rakyat adalah rumah perjuangan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.
Sahrin meminta seluruh pengurus dan kader tidak larut dalam euforia setelah proses pendaftaran diterima Kementerian Hukum. Menurut dia, seluruh jajaran harus segera kembali ke daerah masing-masing untuk memastikan seluruh dokumen dan persyaratan organisasi siap menghadapi tahapan verifikasi.
“Saya meminta seluruh pengurus tetap menjaga nama baik partai, memperkuat konsolidasi organisasi, serta melengkapi apabila masih terdapat kekurangan administrasi. Perjuangan kita masih panjang dan membutuhkan kerja yang lebih keras,” katanya.
Pada kesempatan itu, Sahrin menyampaikan apresiasi kepada Menteri Hukum beserta seluruh jajaran Kementerian Hukum dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum di 38 provinsi atas pelayanan yang diberikan selama proses pendaftaran.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pengurus DPP, DPW, DPD, DPC, kader, simpatisan, serta relawan yang telah memberikan tenaga, waktu, dan dukungan hingga proses pendaftaran dapat terlaksana sesuai tahapan.
Sementara itu, Ketua DPW Partai Gerakan Rakyat DKI Jakarta, Taufan Alatas, mengatakan keberhasilan penyerahan dokumen pendaftaran menjadi bukti bahwa seluruh elemen partai memiliki komitmen yang sama dalam membangun organisasi yang kuat dan memenuhi seluruh ketentuan perundang-undangan.
Menurut Taufan, konsolidasi organisasi akan terus diperkuat hingga ke tingkat akar rumput agar Partai Gerakan Rakyat memiliki kesiapan menghadapi proses verifikasi maupun tahapan Pemilu 2029.
Mengakhiri sambutannya, Sahrin mengajak seluruh kader terus menjaga semangat persatuan, memperkuat soliditas organisasi, serta bekerja untuk kepentingan masyarakat.
“Mari kita terus menjaga persatuan, bekerja untuk rakyat, dan memohon doa agar seluruh ikhtiar Partai Gerakan Rakyat diberikan kemudahan sehingga dapat mengikuti seluruh tahapan Pemilu 2029,” katanya.













