Depok || Radarjakarta.id
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang digelar oleh Kodim 0508/Depok, Kodam Jaya/Jayakarta, telah menciptakan dampak signifikan bagi masyarakat di Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok.
Dengan tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”, program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai inisiatif.
Memasuki hari ke-27 pelaksanaan pada Senin (2/6/2025), Satgas TMMD menunjukkan hasil yang menggembirakan. Infrastruktur yang dibangun, seperti pengecoran jalan sepanjang 150 meter di Kavling Pertamina, kini memberikan akses yang lebih baik bagi warga.
Selain itu, pembangunan drainase sepanjang 200 meter di Jl. Tegalsari berhasil mengatasi masalah banjir yang kerap melanda kawasan tersebut.
Lebih dari sekadar infrastruktur, TMMD ke-124 juga memberikan perhatian pada kebutuhan hunian yang layak. Tiga rumah milik warga, yaitu Ibu Anih, Ibu Nanih, dan Bapak Encep Syukur, yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan, kini telah direnovasi menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman.
Program ini juga mencakup pembangunan dua sumur bor baru dan penyelesaian sumur bor di dua lokasi tempat ibadah, serta satu unit septik tank. Beberapa proyek tambahan masih dalam proses, dengan pencapaian rata-rata di atas 75%.
Di sisi non-fisik, TMMD ke-124 Kodim 0508/Depok melaksanakan serangkaian penyuluhan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Penyuluhan mengenai kesehatan, keluarga berencana, wawasan kebangsaan, dan bela negara telah dilaksanakan dengan capaian 100%. Kegiatan penyuluhan bela negara dan budi daya ikan masih dalam proses, dengan capaian masing-masing 83% dan 80%.
Sebagai bagian dari program unggulan Kasad, TMMD ke-124 juga memperkenalkan konsep urban farming di tiga lokasi berbeda. Di Pesona Square, warga diajarkan budidaya bawang, sementara di Tanah Merah, mereka belajar menanam jagung, kacang panjang, kangkung, dan koro pedang. Di Pamoras, budidaya bawang merah, kembang kol, cabai rawit, serta ayam petelur menjadi fokus utama. Selain itu, pengolahan sampah terpadu dan layanan pengobatan gratis menambah nilai positif dari program ini.
Kegiatan ini melibatkan 165 personel gabungan, terdiri dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polri, Pemda, dan masyarakat setempat. Sinergi ini menunjukkan komitmen TNI untuk peduli terhadap masyarakat dan lingkungan, serta membangun harapan baru bagi warga Harjamukti.













