JAKARTA || RADARPOST.ID | Dunia perfilman horor Indonesia kembali dimeriahkan dengan kehadiran Pabrik Gula, film terbaru produksi MD Pictures dengan A Manoj Punjabi sebagai produser. Film ini dibintangi oleh Arbani Yasiz dan Erika Carlina, dan dijadwalkan tayang perdana di Indonesia pada tanggal 31 Maret 2025, bertepatan dengan hari pertama Lebaran.
Film Pabrik Gula menghadirkan pengalaman horor yang intens dengan alur cerita yang kuat dan efek visual yang lebih matang dibandingkan produksi sebelumnya. Manoj Punjabi menyatakan bahwa film ini dirancang untuk memberikan pilihan kepada penonton, baik dari segi jam tayang maupun pengalaman menonton yang lebih mendalam.

“Penonton yang menentukan. Kami ingin memberikan pengalaman horor yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga memiliki cerita yang lebih kuat dan matang,” ujar Manoj Punjabi dalam konferensi pers.
Strategi Penayangan & Rilis Internasional
Menariknya, sebelum tayang di Indonesia, Pabrik Gula akan melakukan pemutaran perdana di Amerika Serikat, menandakan langkah besar industri film horor Indonesia ke pasar internasional. Film ini juga diprediksi akan menjadi salah satu tontonan unggulan di Indonesia, mengingat momentum Lebaran yang selalu ramai dengan penonton bioskop.
Untuk pembelian tiket, MD Pictures telah menyiapkan penjualan khusus pada tanggal 22 Maret 2025. Dengan strategi distribusi yang matang, film ini diharapkan dapat menyaingi kesuksesan film horor Indonesia sebelumnya seperti KKN di Desa Penari yang berhasil menembus pasar Malaysia dan mencapai angka 20 juta ringgit.
“Kami tidak ingin hanya sekadar mencoba-coba. Ini adalah langkah nyata untuk membawa film horor Indonesia ke level internasional. Dengan strategi yang tepat, kami yakin film ini bisa diterima dengan baik, baik di dalam maupun luar negeri,” tambah Manoj.
Teknologi dan Kualitas Produksi yang Meningkat
Sutradara Pabrik Gula, Awi Suryadi, yang dikenal dengan gaya penyutradaraan yang penuh kejutan, turut memastikan bahwa film ini akan memiliki standar visual dan teknis yang tinggi. Teknologi terbaru digunakan untuk mendukung efek visual dan sinematografi agar lebih memukau dan meningkatkan atmosfer horor dalam film.
“Kami ingin menunjukkan bahwa film horor Indonesia memiliki potensi besar di kancah internasional. Dengan kualitas produksi yang semakin baik, kami yakin film ini bisa diterima di berbagai negara,” ujar Awi.
Harapan untuk Masa Depan Perfilman Indonesia
Dengan semakin berkembangnya industri film nasional dan potensi ekspansi ke luar negeri, para sineas Indonesia optimistis bahwa film horor bisa menjadi salah satu daya tarik utama di kancah internasional.
“Kami berharap ini bukan sekadar proyek sesaat, tapi benar-benar menjadi batu loncatan bagi film Indonesia untuk semakin dikenal di dunia,” tutup Manoj.

Film Pabrik Gula akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 31 Maret 2025. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan film horor yang siap menguji nyali para penonton ini!













